Bandung Barat · Solusi sehat keluarga AndaPendaftaran 0812 2200 2500

Diabetes Mellitus

Kaki Kebas pada Diabetes Bukan Masalah Sepele

Kerusakan saraf akibat diabetes dapat menghilangkan rasa nyeri sehingga luka kaki tidak disadari; pemeriksaan rutin dan memeriksa kaki setiap hari membantu mencegah luka kronis dan amputasi.

Daftar isi bacaan
  1. Kerusakan saraf tidak selalu terasa nyeri
  2. Apa yang diperiksa dokter?
  3. Kenapa aliran darah juga penting?
  4. Mata menggantikan rasa yang hilang
  5. Jangan berjalan tanpa alas kaki
  6. Gula penting, tetapi bukan satu-satunya
  7. Yang bisa dilakukan mulai hari ini
  8. Jangan salah paham
  9. Kapan harus segera diperiksa?
  10. Ingat 3 hal ini
  11. Daftar Pustaka
  12. Bacaan terkait

"Dok, kaki saya sering kebas, tapi tidak sakit kok."

Justru itu yang perlu diwaspadai. Pada diabetes, saraf tepi bisa rusak (neuropati perifer). Rasa nyeri, panas, dingin, atau tekanan perlahan berkurang. Akibatnya, luka kecil yang pada orang lain terasa perih bisa sama sekali tidak disadari.

Sepatu yang terlalu sempit, lecet, menginjak benda tajam, kulit pecah-pecah, atau terkena air panas dapat berkembang menjadi luka yang lebih besar karena pasien tidak merasakannya. Inilah salah satu jalan menuju luka kaki diabetik (ulkus), yang bisa berujung infeksi berat bahkan amputasi.

Kerusakan saraf tidak selalu terasa nyeri

Neuropati diabetik bisa menimbulkan kebas, rasa terbakar, kesemutan, nyeri menusuk, rasa seperti tersetrum, atau justru hampir tanpa gejala. ADA mencatat bahwa hingga sekitar separuh kasus neuropati perifer diabetik bisa tidak bergejala.

Jadi tidak adanya rasa sakit bukan jaminan saraf aman. Karena itu pemeriksaan kaki dilakukan pada semua pasien diabetes, bukan hanya yang mengeluh.

Apa yang diperiksa dokter?

ADA merekomendasikan pemeriksaan kaki lengkap setidaknya setiap tahun, meliputi:

  • kondisi kulit;
  • bentuk kaki dan perubahan bentuknya;
  • tanda kerusakan saraf;
  • rasa raba, misalnya dengan benang nilon khusus (monofilamen) atau cara lain;
  • denyut nadi di kaki;
  • tanda gangguan aliran darah.

Pasien yang sudah kehilangan rasa pelindung, pernah mengalami luka kaki diabetik, atau pernah diamputasi perlu diperiksa lebih sering, bahkan pada setiap kunjungan tertentu.

Kenapa aliran darah juga penting?

Luka sulit sembuh bila aliran darahnya buruk. Diabetes meningkatkan risiko penyempitan pembuluh darah tungkai (penyakit arteri perifer). Karena itu dokter tidak hanya memeriksa saraf, tetapi juga nadi kaki, warna kulit, suhu, kecepatan kembalinya warna kulit setelah ditekan, dan menanyakan nyeri betis saat berjalan.

Kerusakan saraf dan gangguan aliran darah adalah kombinasi yang berbahaya: luka mudah terjadi, tetapi sulit sembuh.

Mata menggantikan rasa yang hilang

Kalau rasa di kaki sudah berkurang, gunakan mata untuk menggantikannya. Periksa telapak, sela jari, tumit, dan sisi kaki setiap hari. Cari luka, kemerahan, lepuh, kulit pecah, kuku yang menusuk, bengkak, perubahan warna, atau cairan dan bau yang tidak biasa.

Bila sulit melihat telapak sendiri, gunakan cermin atau minta bantuan keluarga. Bagi orang tua yang penglihatannya mulai berkurang atau sulit membungkuk, lima menit bantuan anak atau pasangan setiap malam sebelum tidur bisa mencegah luka yang terlambat ditemukan.

Jangan berjalan tanpa alas kaki

Pada neuropati, serpihan kecil atau lantai yang panas bisa melukai tanpa terasa. Gunakan alas kaki yang pas, termasuk di dalam rumah, dan periksa bagian dalam sepatu sebelum dipakai.

Jangan memotong kapalan dengan pisau atau silet sendiri, dan jangan memakai bahan kimia penghilang kapalan tanpa arahan. Luka kecil pada kaki diabetes bukan tempat untuk eksperimen rumahan.

Gula penting, tetapi bukan satu-satunya

Kontrol gula membantu menurunkan risiko kerusakan saraf. Tetapi berhenti merokok, menjaga tekanan darah dan lemak darah, mengelola berat badan, serta memperbaiki aliran darah juga penting. Bila neuropati sudah terjadi, fokus terapi adalah mencegah luka, mengatasi nyeri bila ada, dan mengurangi faktor yang memperburuk.

Yang bisa dilakukan mulai hari ini

  1. Periksa kedua kaki setiap hari.
  2. Pakai alas kaki yang pas, di dalam maupun di luar rumah.
  3. Jaga kulit tetap bersih dan kering; pelembap boleh dipakai pada kulit kering, tetapi jangan di sela jari.
  4. Jangan mengobati kapalan atau luka sendiri dengan benda tajam.
  5. Minta pemeriksaan kaki saat kontrol bila belum pernah dilakukan.

Jangan salah paham

"Kalau luka tidak sakit berarti tidak parah." Pada neuropati, luka justru bisa tidak terasa sama sekali.

"Kaki diabetik hanya terjadi kalau gula sangat tinggi." Risikonya dipengaruhi lamanya diabetes, kerusakan saraf, aliran darah, riwayat luka, merokok, penyakit ginjal, dan banyak faktor lain.

Kapan harus segera diperiksa?

  • luka terbuka;
  • kemerahan yang meluas;
  • bengkak baru;
  • nanah atau bau;
  • kulit menghitam;
  • demam;
  • kaki terasa jauh lebih dingin atau berubah warna;
  • luka yang tidak membaik.

Jangan menunggu sampai terasa sakit.

Ingat 3 hal ini

  1. Kerusakan saraf bisa menghilangkan rasa nyeri sehingga luka tidak terasa.
  2. Pemeriksaan kaki lengkap minimal setahun sekali penting pada diabetes.
  3. Luka kaki diabetik paling baik ditangani selagi masih kecil.

Kalau ada keluarga dengan diabetes yang mulai sering kebas atau kesemutan di kaki, bagikan bacaan ini, lalu tawarkan diri membantu memeriksa kakinya. Dua menit setiap hari jauh lebih ringan daripada merawat luka yang ditemukan terlambat.

Daftar Pustaka

  1. American Diabetes Association. Standards of Care in Diabetes—2026: Retinopathy, Neuropathy, and Foot Care.
  2. American Diabetes Association. Abridged Standards of Care 2026: Retinopathy, Neuropathy, and Foot Care.
Untuk membantu Anda memahami kesehatan.

Materi edukasi umum. Informasi ini tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau pengobatan oleh tenaga kesehatan. Jika mengalami keadaan darurat, cari pertolongan langsung.

Ringkasan keselamatan
  • Luka terbuka, infeksi, kulit menghitam, bengkak baru, nanah, demam, atau perubahan suhu dan warna kaki.
Tentang naskah ini

Kenali koleksi dan sumber bacaan.

Koleksi Bacaan Cepat Dokter Erta. Naskah sumber diperbarui 7 Oktober 2026; diterbitkan di website Klinik Kiera pada 11 Oktober 2026. Daftar pustaka di atas mengikuti naskah sumber.

Mari mulai dari percakapan.

Admin kami membantu Anda memilih layanan dan mengonfirmasi jadwal kunjungan.

Hubungi admin