Daftar isi bacaan
Bayangkan seorang perempuan 24 tahun yang haidnya datang hanya enam kali setahun dan rambut di dagunya makin lebat. Ia diperiksa USG, lalu lega karena "tidak ada kista". Ia merasa bukan PCOS dan tidak kembali kontrol. Padahal dari keluhannya saja, diagnosis itu sudah mungkin ditegakkan.
Salah paham seperti ini adalah salah satu alasan nama PCOS diganti. Pada 2026, melalui konsensus internasional yang didukung 56 organisasi profesi dan pasien, PCOS resmi berganti nama menjadi PMOS (Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome). Menurut ulasan di jurnal AJOG, gambaran ovarium yang khas sebenarnya adalah banyak folikel kecil yang berhenti berkembang, bukan kista berbahaya, dan nama lama terlalu memusatkan perhatian pada ovarium dan kesuburan.
PMOS adalah kondisi hormonal dan metabolik seumur hidup. Kondisi ini dialami sekitar 10 sampai 13% perempuan usia subur, tetapi masih sering terlambat dikenali.
Bagaimana diagnosis pada orang dewasa?
Kriteria diagnosis tidak berubah dengan nama baru. Pada orang dewasa, diagnosis ditegakkan bila ada sedikitnya dua dari tiga ciri berikut:
- siklus haid tidak teratur atau gangguan ovulasi;
- kelebihan androgen (hiperandrogenisme), terlihat dari gejala atau hasil laboratorium;
- kadar AMH tinggi atau banyak folikel pada USG ovarium.
Pedoman internasional 2023 menjelaskan siklus tidak teratur pada orang dewasa sebagai siklus kurang dari 21 hari, lebih dari 35 hari, atau kurang dari 8 kali haid setahun.
Yang sering terlewat: bila siklus tidak teratur dan tanda kelebihan androgen sudah ada, USG ovarium maupun AMH tidak diperlukan untuk diagnosis.
Kelebihan androgen itu seperti apa?
Androgen adalah hormon yang juga ada pada perempuan dalam jumlah kecil. Bila berlebihan, tandanya bisa berupa rambut kasar yang tumbuh berlebihan di wajah, dada, atau perut (hirsutisme), jerawat, atau rambut kepala menipis. Pedoman menyebut hirsutisme saja sudah merupakan penanda kuat pada orang dewasa, sedangkan jerawat atau rambut rontok tanpa hirsutisme adalah penanda yang lebih lemah.
Hasil hormon juga perlu dibaca sesuai konteks. Pada perempuan yang memakai pil KB kombinasi, penilaian androgen dari laboratorium menjadi sangat sulit karena pil mengubah kadar hormon.
Apakah USG wajib?
Tidak. Ini salah satu mitos terbesar dari nama lama. Bila dua ciri lain sudah terpenuhi, USG tidak perlu dilakukan hanya untuk mencari "kista".
Bagaimana dengan AMH?
Pedoman 2023 memperbolehkan kadar AMH dipakai sebagai alternatif USG, hanya pada orang dewasa. Ada tiga rambu penting:
- AMH tidak boleh dipakai sebagai tes tunggal untuk diagnosis;
- AMH belum boleh dipakai pada remaja;
- pilih AMH atau USG, jangan keduanya sekaligus, untuk mencegah diagnosis berlebihan.
Kenapa remaja diperlakukan lebih hati-hati?
Masa pubertas sendiri bisa menyebabkan haid tidak teratur, jerawat, dan gambaran ovarium yang mirip PMOS. Pedoman menyatakan belum ada kriteria USG yang pasti untuk remaja, sehingga USG ovarium tidak dianjurkan untuk diagnosis pada kelompok ini. Tujuannya agar PMOS yang nyata tidak terlewat, tetapi variasi pubertas yang normal juga tidak dicap sebagai penyakit seumur hidup.
Penyakit lain yang perlu disingkirkan
Bila haid tidak datang, kehamilan perlu dipastikan lebih dulu. Bila kadar androgen sangat tinggi atau tanda maskulinisasi muncul cepat, pedoman menyebut perlunya memikirkan penyebab lain, seperti tumor ovarium atau kelenjar adrenal, kelainan bawaan kelenjar adrenal, sindrom Cushing, efek obat, atau resistensi insulin berat.
Kenapa nama baru penting?
PMOS berkaitan dengan resistensi insulin, risiko jantung dan metabolik, masalah psikologis, henti napas saat tidur (sleep apnea), serta risiko kehamilan seperti diabetes gestasional dan hipertensi dalam kehamilan. Bagi yang sudah lama didiagnosis PCOS, diagnosisnya tidak berubah. Yang berubah adalah cara memandangnya: bukan sekadar urusan ovarium, tetapi kesehatan jangka panjang.
Peran keluarga
Bila anak perempuan atau saudari mengeluh haid jarang, jerawat berat, atau rambut tumbuh berlebihan, dengarkan tanpa menghakimi penampilannya. Dukung ia mencatat siklus haid dan menemui dokter. Hasil USG yang "bersih" bukan alasan untuk berhenti mencari jawaban.
Ingat 3 hal ini
- PMOS adalah nama baru PCOS; kondisinya bukan sekadar "kista ovarium".
- Pada orang dewasa, diagnosis memakai dua dari tiga ciri setelah penyebab lain disingkirkan.
- AMH atau USG membantu pada kondisi tertentu, tetapi tidak selalu diperlukan dan tidak boleh dipakai sendirian.
Kalau ada orang yang merasa "tidak mungkin PCOS karena ovarium saya tidak ada kista", bagikan bacaan ini. Nama barunya justru mengingatkan bahwa kondisi ini jauh lebih luas daripada tampilan ovarium.
Daftar Pustaka
- Bahri-Khomami M, Hoeger KM, Huddleston H, Mahalingaiah S, Teede HJ, Dokras A. From Polycystic Ovary Syndrome to Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome: What Obstetricians and Gynecologists Need to Know. Am J Obstet Gynecol. 2026.
- Teede HJ, Tay CT, Laven JJE, et al. Recommendations From the 2023 International Evidence-based Guideline for the Assessment and Management of Polycystic Ovary Syndrome. J Clin Endocrinol Metab. 2023;108(10):2447–2469.
Sumber daring
- S1: AJOG — From Polycystic Ovary Syndrome to Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome: What Obstetricians and Gynecologists Need to Know (Bahri-Khomami M, Hoeger KM, Huddleston H, et al., 2026)
- S2: JCEM — Recommendations From the 2023 International Evidence-based Guideline for the Assessment and Management of Polycystic Ovary Syndrome (Teede HJ, Tay CT, Laven JJE, et al., 2023)
Materi edukasi umum. Informasi ini tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau pengobatan oleh tenaga kesehatan. Jika mengalami keadaan darurat, cari pertolongan langsung.
Ringkasan keselamatan
- Tanda maskulinisasi yang muncul cepat atau kadar androgen sangat tinggi memerlukan pemeriksaan penyebab lain.
- Haid yang tidak datang dengan kemungkinan hamil perlu diperiksa sebelum menyimpulkan PMOS.
Kenali koleksi dan sumber bacaan.
Koleksi Bacaan Cepat Dokter Erta. Naskah sumber diperbarui 7 Oktober 2026; diterbitkan di website Klinik Kiera pada 11 Oktober 2026. Daftar pustaka di atas mengikuti naskah sumber.
