Daftar isi bacaan
- IMT tetap berguna, tetapi punya keterbatasan
- Kenapa lokasi lemak penting?
- Kenapa ini makin penting bagi orang Asia?
- Bagaimana cara mengukur lingkar perut?
- Mana yang lebih penting, lingkar perut atau IMT?
- Yang bisa dilakukan mulai hari ini
- Jangan salah paham
- Kapan perlu evaluasi lebih lanjut?
- Ingat 3 hal ini
- Daftar Pustaka
- Bacaan terkait
Dua orang bisa punya indeks massa tubuh (IMT, atau BMI) yang sama, tetapi risiko metaboliknya berbeda jauh.
Orang pertama memiliki banyak otot dan sedikit lemak di perut. Orang kedua ototnya sedikit, tetapi lemak perutnya banyak. Angka IMT mereka mirip, sementara tekanan darah, gula darah, perlemakan hati, dan risiko penyakit jantungnya tidak sama. Karena itu menilai obesitas tidak cukup dengan bertanya, "IMT saya berapa?"
IMT tetap berguna, tetapi punya keterbatasan
IMT dihitung dari berat badan dibagi kuadrat tinggi badan. Kelebihannya: sederhana, murah, cepat, dan cukup baik untuk skrining. Tetapi IMT tidak bisa menjawab berapa bagian berat Anda berupa lemak, berapa berupa otot, di mana lemak terutama tersimpan, dan apakah sudah ada komplikasi metabolik.
Seorang atlet berotot bisa memiliki IMT tinggi tanpa kelebihan lemak yang berarti. Sebaliknya, seseorang dengan IMT yang belum terlalu tinggi bisa menyimpan cukup banyak lemak di sekitar organ dalam. Karena itu standar penilaian obesitas yang baru tidak lagi berhenti pada IMT.
Kenapa lokasi lemak penting?
Lemak yang tersimpan di sekitar organ dalam perut disebut lemak viseral. Jenis ini berbeda dari lemak di bawah kulit (lemak subkutan). Lemak viseral lebih aktif secara metabolik dan berkaitan dengan kurang pekanya tubuh terhadap insulin, tekanan darah tinggi, trigliserida tinggi, perlemakan hati, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung.
Kita memang tidak bisa melihat lemak viseral hanya dengan meteran. Tetapi lingkar perut menjadi penanda praktis untuk penumpukan lemak di perut (adipositas sentral). Itulah sebabnya dua orang dengan berat yang sama belum tentu berisiko sama.
Kenapa ini makin penting bagi orang Asia?
Pada banyak populasi Asia, gangguan metabolik bisa muncul pada IMT yang lebih rendah dibanding populasi non-Asia. Konsensus Asia Selatan dan Tenggara mencatat bahwa orang Asia cenderung mengalami gangguan lemak darah dan diabetes tipe 2 pada lingkar perut yang lebih kecil.
Standar terbaru memakai ambang IMT yang disesuaikan untuk orang Asia dan menempatkan lingkar perut sebagai alat tambahan penting ketika IMT saja berpotensi melewatkan risiko. Untuk orang dewasa Asia, lingkar perut sekitar 90 cm atau lebih pada laki-laki dan 80 cm atau lebih pada perempuan sering dipakai sebagai penanda penumpukan lemak perut yang perlu diperhatikan.
Angka ini bukan vonis penyakit. Ia adalah sinyal bahwa penilaian risiko sebaiknya tidak berhenti pada berat badan.
Bagaimana cara mengukur lingkar perut?
Hasilnya bisa berbeda beberapa sentimeter hanya karena posisi meteran berubah. Secara umum:
- pakai meteran kain yang tidak melar;
- berdiri tegak dan santai, jangan menarik perut ke dalam;
- lingkarkan meteran secara mendatar;
- WHO menganjurkan titik tengah antara tepi bawah tulang rusuk terakhir dan puncak tulang panggul;
- ukur saat bernapas biasa, bukan setelah menarik napas dalam.
Kalau memantau di rumah, yang paling penting adalah teknik yang selalu sama. Jangan hari ini mengukur di pusar, minggu depan di bagian perut yang paling kecil, lalu membandingkan keduanya seolah setara. Anggota keluarga bisa saling membantu mengukur, dengan suasana yang mendukung, bukan mengejek.
Mana yang lebih penting, lingkar perut atau IMT?
Bukan soal memilih satu dan membuang yang lain. IMT, lingkar perut, riwayat berat badan, komposisi tubuh, tekanan darah, gula, lemak darah, fungsi hati, tidur, kemampuan bergerak, dan penyakit penyerta memberi potongan informasi yang berbeda.
Obesitas adalah penyakit yang wujudnya beragam. Penilaian yang baik tidak hanya bertanya "seberapa berat?", tetapi juga "di mana lemaknya?", "apakah sudah ada komplikasi?", dan "bagaimana fungsi tubuh serta kualitas hidupnya?"
Yang bisa dilakukan mulai hari ini
- Catat berat dan tinggi badan untuk mengetahui IMT.
- Bila relevan, ukur lingkar perut dengan teknik yang konsisten.
- Lihat tren beberapa bulan, bukan satu kali pengukuran.
- Periksa faktor risiko lain seperti tekanan darah, gula darah, dan profil lemak darah.
- Bila IMT tidak terlalu tinggi tetapi lingkar perut membesar dan angka-angka metabolik memburuk, diskusikan pemeriksaan lebih lanjut.
Jangan salah paham
"IMT saya normal, berarti pasti aman." Tidak selalu. IMT tidak menunjukkan lokasi lemak dan bisa kurang peka pada sebagian orang Asia.
"Lingkar perut besar berarti saya pasti diabetes." Tidak. Itu penanda risiko, bukan diagnosis.
Kapan perlu evaluasi lebih lanjut?
Bila berat atau lingkar perut terus bertambah, terutama disertai tekanan darah naik, gula darah terganggu, perlemakan hati, mendengkur keras, sesak saat beraktivitas, atau riwayat penyakit jantung, penilaian menyeluruh jauh lebih berguna daripada sekadar menimbang ulang.
Ingat 3 hal ini
- IMT berguna, tetapi tidak menunjukkan sebaran lemak.
- Lingkar perut membantu menangkap risiko dari lemak perut, terutama pada orang Asia.
- Risiko obesitas dinilai dari tubuh secara keseluruhan, bukan dari satu angka saja.
Kalau ada keluarga yang merasa IMT normal otomatis berarti risikonya rendah, kirimkan bacaan ini. Ajak ia menambah satu pertanyaan saat menilai kesehatan: "Bagaimana sebaran lemak saya, dan apakah sudah ada komplikasinya?"
Daftar Pustaka
- Obesity Association (American Diabetes Association). Screening, Diagnosis, Evaluation, and Staging of Obesity in Adults: Standards of Care in Overweight and Obesity 2026.
- Tham KW, et al. Obesity in South and Southeast Asia: A New Consensus on Care and Management. Obesity Reviews. 2023.
- National Heart, Lung, and Blood Institute. Overweight and Obesity.
Sumber daring
- S1: Obesity Association (ADA) — Screening, Diagnosis, Evaluation, and Staging of Obesity in Adults: Standards of Care in Overweight and Obesity 2026
- S2: Tham KW et al. — Obesity in South and Southeast Asia: A New Consensus on Care and Management (Obesity Reviews, 2023)
- S3: National Heart, Lung, and Blood Institute — Overweight and Obesity
Materi edukasi umum. Informasi ini tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau pengobatan oleh tenaga kesehatan. Jika mengalami keadaan darurat, cari pertolongan langsung.
Ringkasan keselamatan
- Tidak ada tanda bahaya akut khusus untuk lingkar perut; sesak, nyeri dada, gejala stroke, atau kondisi umum yang memburuk tetap perlu dievaluasi sesuai gejalanya.
Kenali koleksi dan sumber bacaan.
Koleksi Bacaan Cepat Dokter Erta. Naskah sumber diperbarui 7 Oktober 2026; diterbitkan di website Klinik Kiera pada 11 Oktober 2026. Daftar pustaka di atas mengikuti naskah sumber.
