Daftar isi bacaan
Bayangkan seorang petani yang digigit ular saat membersihkan rumput di ladang. Teman-temannya panik. Seorang mengikat kakinya kuat-kuat dengan tali, yang lain mengusulkan menyayat luka dan menyedot bisanya, lalu membawanya ke rumah ahli ramuan.
Semua dilakukan dengan niat menolong. Namun, menurut para ahli, langkah-langkah ini justru bisa memperburuk keadaan.
Mengapa gigitan ular berbahaya
Menurut WHO, sekitar 5,4 juta orang digigit ular setiap tahun, dan 81.410 sampai 137.880 orang meninggal. Sekitar tiga kali lipatnya mengalami amputasi atau cacat permanen. Di Asia, hingga 2 juta orang keracunan bisa ular setiap tahun. Kemenkes menyebut gigitan ular sebagai krisis senyap yang sering tidak terlaporkan dan masih banyak ditangani secara keliru.
Bisa ular dapat menyebabkan:
- kelumpuhan yang menghambat napas;
- gangguan pembekuan darah yang dapat memicu perdarahan berat;
- gagal ginjal;
- kerusakan jaringan yang dapat berujung amputasi.
Kemenkes menjelaskan, sebagian bisa ular bekerja pada saraf, seperti bisa king kobra, dan sebagian lain mengganggu pembekuan darah.
WHO menyebut petani dan anak-anak paling banyak terdampak. Anak-anak dapat mengalami efek lebih berat dan lebih cepat karena berat badannya lebih kecil.
Langkah pertolongan pertama yang benar
Menurut NHS dan Kemenkes:
- Tetap tenang dan minta korban tidak banyak bergerak. Bila memungkinkan, baringkan dalam posisi pemulihan (miring).
- Diamkan bagian tubuh yang digigit sebisa mungkin. Menurut Kemenkes, imobilisasi yang benar dapat memperlambat penyebaran racun.
- Lepaskan cincin, gelang, atau jam dan longgarkan pakaian di dekat gigitan, karena bagian itu bisa membengkak.
- Bila aman, ingat warna dan corak ular atau fotolah dari jarak jauh.
- Segera ke fasilitas kesehatan, dan jangan menyetir sendiri.
Untuk nyeri, NHS menyebut parasetamol boleh diminum, tetapi jangan aspirin atau ibuprofen karena dapat memperberat perdarahan.
Jangan salah paham
"Ikat kuat-kuat supaya racun tidak menyebar." NHS menyarankan tidak mengikat kuat bagian yang digigit. Kemenkes mencatat mengikat anggota gerak termasuk kebiasaan keliru yang membuat banyak kasus memburuk.
"Sayat dan sedot bisanya." NHS dan Kemenkes menegaskan jangan menyayat atau menyedot luka gigitan. Tindakan ini berbahaya.
"Tangkap ularnya untuk dibawa." NHS menyarankan tidak mendekati, menangkap, atau membunuh ular. Foto dari jauh sudah membantu.
"Ramuan tradisional dulu." WHO menyebut banyak korban memilih pengobatan tradisional daripada ke rumah sakit. Padahal, pengobatan yang sangat efektif tersedia: serum antibisa.
Mengapa harus segera ke fasilitas kesehatan
Menurut Kemenkes, serum antibisa hanya dapat diberikan di fasilitas kesehatan dan merupakan pengobatan utama. Di Indonesia, serum antibisa ular diproduksi oleh Bio Farma. WHO menegaskan, sebagian besar kematian dan kecacatan akibat gigitan ular dapat dicegah bila antibisa tersedia dan diberikan.
Menurut NHS, korban biasanya diobservasi setidaknya 24 jam. Luka dibersihkan, dapat diberi suntikan tetanus, dan antibisa diberikan melalui infus bila diperlukan.
Peran keluarga
Ajarkan kepada keluarga, terutama yang bekerja di ladang atau kebun, bahwa pertolongan terbaik adalah diam, tenang, dan segera berangkat. Ketahui fasilitas kesehatan terdekat yang dapat menangani gigitan ular. WHO menyebut kebiasaan segera mencari pertolongan medis ikut menentukan hasil pengobatan.
Ingat 3 hal ini
- Semua gigitan ular perlu segera diperiksa di fasilitas kesehatan.
- Diamkan bagian yang digigit; jangan diikat kuat, disayat, atau disedot.
- Serum antibisa adalah pengobatan utama dan hanya tersedia di fasilitas kesehatan.
Bagikan bacaan ini kepada keluarga, terutama petani, pekerja kebun, dan orang tua yang anaknya sering bermain di luar rumah.
Daftar Pustaka
- World Health Organization. Snakebite envenoming. Fact sheet, 17 September 2026.
- NHS. Snake bites. Ditinjau 17 Juli 2026.
- Kementerian Kesehatan RI, Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. Edukasi penanganan gigitan ular: BKPK gelar talkshow HaiFest 2025. 12 Desember 2025.
Sumber daring
Materi edukasi umum. Informasi ini tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau pengobatan oleh tenaga kesehatan. Jika mengalami keadaan darurat, cari pertolongan langsung.
Ringkasan keselamatan
- Semua gigitan ular perlu segera diperiksa di fasilitas kesehatan; sulit bernapas, tubuh terasa lemah atau lumpuh, perdarahan yang sulit berhenti, atau bengkak dan kerusakan kulit di sekitar gigitan menandakan keracunan bisa yang berat.
Kenali koleksi dan sumber bacaan.
Koleksi Bacaan Cepat Dokter Erta. Naskah sumber diperbarui 7 Oktober 2026; diterbitkan di website Klinik Kiera pada 11 Oktober 2026. Daftar pustaka di atas mengikuti naskah sumber.
