Daftar isi bacaan
Bayangkan seorang balita yang menarik ujung taplak meja. Teko berisi air panas di atasnya ikut terjatuh dan menyiram lengannya. Neneknya panik, lalu segera mengoleskan odol karena "biar dingin". Kulit anak itu memerah dan mulai melepuh.
Niatnya baik, tetapi langkahnya keliru. Dalam luka bakar, beberapa menit pertama sangat menentukan.
Luka bakar banyak terjadi di rumah
Menurut WHO, sebagian besar luka bakar terjadi di rumah dan tempat kerja. Anak dan perempuan sering terkena di dapur, akibat wadah berisi cairan panas yang tumpah atau api. Luka bakar juga termasuk penyebab kelima tersering cedera pada anak, dengan risiko utama kurangnya pengawasan.
Langkah pertolongan pertama
- Pastikan aman. Menurut WHO, pada luka bakar listrik, matikan aliran listrik dulu sebelum menolong. Bila pakaian terbakar, padamkan dengan berguling di lantai atau ditutup selimut.
- Alirkan air sejuk selama 20 menit. Menurut NHS, lakukan sesegera mungkin, paling lambat dalam 3 jam. Kemenkes menegaskan, gunakan air bersih, bukan air es. Bila tidak ada air mengalir, pakai air kemasan yang sejuk atau handuk basah.
- Lepaskan pakaian dan perhiasan di sekitar luka, tetapi jangan menarik yang sudah menempel di kulit.
- Tutup longgar. Setelah dingin, letakkan plastik pembungkus makanan yang bersih di atas luka tanpa melilitkannya.
- Pada luka bakar bahan kimia, bilas dengan air yang banyak.
- Untuk luka bakar yang berat, menurut WHO, bungkus korban dengan kain bersih lalu segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat.
Menurut Kemenkes, air mengalir membantu mengurangi nyeri dan menahan pelebaran area luka bakar.
Jangan salah paham
"Odol bisa mendinginkan." Menurut Kemenkes, pasta gigi mengandung bahan yang dapat menimbulkan iritasi, memperluas luka, dan memicu infeksi.
"Mentega, minyak, atau kunyit membantu." WHO dan NHS menganjurkan tidak mengoles pasta, minyak, mentega, kunyit, kapas, atau krim apa pun sebelum diperiksa tenaga kesehatan.
"Es batu lebih cepat mendinginkan." Menurut WHO, es justru memperdalam cedera. WHO juga mengingatkan agar pendinginan tidak dilakukan terlalu lama karena suhu tubuh bisa turun berlebihan.
"Lepuhan sebaiknya dipecahkan." NHS dan WHO menyarankan tidak memecahkan lepuhan, dan tidak menutup luka bakar dengan plester.
Kapan harus segera ke IGD
Menurut NHS, segera cari pertolongan darurat bila luka bakar:
- sangat luas atau dalam;
- berada di wajah, kelamin, atau bokong;
- disebabkan listrik atau bahan kimia.
Mintalah saran tenaga kesehatan bila luka bakar terjadi pada anak di bawah 5 tahun. Di Indonesia, hubungi 119 untuk bantuan darurat. Luka bakar kecil biasanya sembuh dalam sekitar 2 minggu, dan nyeri dapat diredakan dengan parasetamol atau ibuprofen sesuai aturan pakai.
Mencegah lebih baik
WHO menganjurkan kompor yang stabil dan sulit dijangkau anak, menurunkan suhu air panas dari keran, tidak merokok di tempat tidur, serta menjaga keamanan gas elpiji dan listrik di rumah.
Peran keluarga
Ajarkan langkah "air sejuk 20 menit" kepada semua orang di rumah, termasuk kakek, nenek, dan pengasuh. Jangan tinggalkan anak sendirian di dapur saat kompor menyala atau ada air panas di dekatnya.
Ingat 3 hal ini
- Alirkan air bersih yang sejuk selama 20 menit, bukan air es.
- Jangan oleskan odol, mentega, minyak, atau kunyit.
- Luka bakar luas, dalam, di wajah atau kelamin, akibat listrik atau bahan kimia perlu segera ke IGD.
Bagikan bacaan ini kepada keluarga, terutama yang memasak di rumah atau mengasuh anak kecil.
Daftar Pustaka
- NHS. Burns and scalds. Ditinjau 31 Maret 2026.
- World Health Organization. Burns. Fact sheet, 13 Oktober 2023.
- Kementerian Kesehatan RI, Ditjen Kesehatan Lanjutan. Mitos/fakta? Pasta gigi untuk luka bakar. 10 Januari 2025.
Sumber daring
Materi edukasi umum. Informasi ini tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau pengobatan oleh tenaga kesehatan. Jika mengalami keadaan darurat, cari pertolongan langsung.
Kenali koleksi dan sumber bacaan.
Koleksi Bacaan Cepat Dokter Erta. Naskah sumber diperbarui 7 Oktober 2026; diterbitkan di website Klinik Kiera pada 11 Oktober 2026. Daftar pustaka di atas mengikuti naskah sumber.
