Bandung Barat · Solusi sehat keluarga AndaPendaftaran 0812 2200 2500

Keselamatan di rumah dan pencegahan cedera

Tersiram Air Panas atau Minyak Goreng? Alirkan Air 20 Menit, Bukan Odol atau Mentega

Pertolongan pertama luka bakar adalah segera mengalirkan air bersih yang sejuk, bukan air es, selama 20 menit, melepas pakaian atau perhiasan di sekitarnya yang tidak menempel, lalu menutup longgar dengan plastik bersih, tanpa odol, mentega, minyak, atau kunyit, sedangkan luka bakar yang luas, dalam, di wajah atau kelamin, akibat listrik atau bahan kimia, serta pada balita perlu segera ditangani tenaga kesehatan.

Daftar isi bacaan
  1. Luka bakar banyak terjadi di rumah
  2. Langkah pertolongan pertama
  3. Jangan salah paham
  4. Kapan harus segera ke IGD
  5. Mencegah lebih baik
  6. Peran keluarga
  7. Ingat 3 hal ini
  8. Daftar Pustaka
  9. Bacaan terkait

Bayangkan seorang balita yang menarik ujung taplak meja. Teko berisi air panas di atasnya ikut terjatuh dan menyiram lengannya. Neneknya panik, lalu segera mengoleskan odol karena "biar dingin". Kulit anak itu memerah dan mulai melepuh.

Niatnya baik, tetapi langkahnya keliru. Dalam luka bakar, beberapa menit pertama sangat menentukan.

Luka bakar banyak terjadi di rumah

Menurut WHO, sebagian besar luka bakar terjadi di rumah dan tempat kerja. Anak dan perempuan sering terkena di dapur, akibat wadah berisi cairan panas yang tumpah atau api. Luka bakar juga termasuk penyebab kelima tersering cedera pada anak, dengan risiko utama kurangnya pengawasan.

Langkah pertolongan pertama

  1. Pastikan aman. Menurut WHO, pada luka bakar listrik, matikan aliran listrik dulu sebelum menolong. Bila pakaian terbakar, padamkan dengan berguling di lantai atau ditutup selimut.
  2. Alirkan air sejuk selama 20 menit. Menurut NHS, lakukan sesegera mungkin, paling lambat dalam 3 jam. Kemenkes menegaskan, gunakan air bersih, bukan air es. Bila tidak ada air mengalir, pakai air kemasan yang sejuk atau handuk basah.
  3. Lepaskan pakaian dan perhiasan di sekitar luka, tetapi jangan menarik yang sudah menempel di kulit.
  4. Tutup longgar. Setelah dingin, letakkan plastik pembungkus makanan yang bersih di atas luka tanpa melilitkannya.
  5. Pada luka bakar bahan kimia, bilas dengan air yang banyak.
  6. Untuk luka bakar yang berat, menurut WHO, bungkus korban dengan kain bersih lalu segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

Menurut Kemenkes, air mengalir membantu mengurangi nyeri dan menahan pelebaran area luka bakar.

Jangan salah paham

"Odol bisa mendinginkan." Menurut Kemenkes, pasta gigi mengandung bahan yang dapat menimbulkan iritasi, memperluas luka, dan memicu infeksi.

"Mentega, minyak, atau kunyit membantu." WHO dan NHS menganjurkan tidak mengoles pasta, minyak, mentega, kunyit, kapas, atau krim apa pun sebelum diperiksa tenaga kesehatan.

"Es batu lebih cepat mendinginkan." Menurut WHO, es justru memperdalam cedera. WHO juga mengingatkan agar pendinginan tidak dilakukan terlalu lama karena suhu tubuh bisa turun berlebihan.

"Lepuhan sebaiknya dipecahkan." NHS dan WHO menyarankan tidak memecahkan lepuhan, dan tidak menutup luka bakar dengan plester.

Kapan harus segera ke IGD

Menurut NHS, segera cari pertolongan darurat bila luka bakar:

  • sangat luas atau dalam;
  • berada di wajah, kelamin, atau bokong;
  • disebabkan listrik atau bahan kimia.

Mintalah saran tenaga kesehatan bila luka bakar terjadi pada anak di bawah 5 tahun. Di Indonesia, hubungi 119 untuk bantuan darurat. Luka bakar kecil biasanya sembuh dalam sekitar 2 minggu, dan nyeri dapat diredakan dengan parasetamol atau ibuprofen sesuai aturan pakai.

Mencegah lebih baik

WHO menganjurkan kompor yang stabil dan sulit dijangkau anak, menurunkan suhu air panas dari keran, tidak merokok di tempat tidur, serta menjaga keamanan gas elpiji dan listrik di rumah.

Peran keluarga

Ajarkan langkah "air sejuk 20 menit" kepada semua orang di rumah, termasuk kakek, nenek, dan pengasuh. Jangan tinggalkan anak sendirian di dapur saat kompor menyala atau ada air panas di dekatnya.

Ingat 3 hal ini

  1. Alirkan air bersih yang sejuk selama 20 menit, bukan air es.
  2. Jangan oleskan odol, mentega, minyak, atau kunyit.
  3. Luka bakar luas, dalam, di wajah atau kelamin, akibat listrik atau bahan kimia perlu segera ke IGD.

Bagikan bacaan ini kepada keluarga, terutama yang memasak di rumah atau mengasuh anak kecil.

Daftar Pustaka

  1. NHS. Burns and scalds. Ditinjau 31 Maret 2026.
  2. World Health Organization. Burns. Fact sheet, 13 Oktober 2023.
  3. Kementerian Kesehatan RI, Ditjen Kesehatan Lanjutan. Mitos/fakta? Pasta gigi untuk luka bakar. 10 Januari 2025.
Untuk membantu Anda memahami kesehatan.

Materi edukasi umum. Informasi ini tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau pengobatan oleh tenaga kesehatan. Jika mengalami keadaan darurat, cari pertolongan langsung.

Tentang naskah ini

Kenali koleksi dan sumber bacaan.

Koleksi Bacaan Cepat Dokter Erta. Naskah sumber diperbarui 7 Oktober 2026; diterbitkan di website Klinik Kiera pada 11 Oktober 2026. Daftar pustaka di atas mengikuti naskah sumber.

Lanjutkan rasa ingin tahu

Bacaan terkait.

Semua bacaan di topik ini
Keselamatan di rumah dan pencegahan cedera

Anak Bisa Tenggelam Saat Kita Lengah Sebentar: Cara Mencegahnya di Rumah, Kolam, dan Sungai

Menurut WHO, tenggelam termasuk penyebab kematian utama pada anak usia 1 sampai 14 tahun dan risikonya meningkat saat anak berada di dekat air tanpa pengawasan aktif, sehingga pencegahan terbaik adalah pengawasan dekat tanpa ponsel, menutup sumur dan membatasi akses ke kolam atau sumber air, mengajarkan keterampilan berenang dan keselamatan air, memakai jaket pelampung di perairan terbuka, dan menolong tanpa membahayakan diri sendiri.

3 menit bacaBaca artikel
Keselamatan di rumah dan pencegahan cedera

Digigit Ular? Jangan Diikat, Disayat, atau Disedot: Diamkan Bagian yang Digigit dan Segera ke Fasilitas Kesehatan

Gigitan ular berbisa dapat menyebabkan kelumpuhan otot napas, perdarahan, gagal ginjal, dan kerusakan jaringan, sehingga semua gigitan ular perlu segera diperiksa; pertolongan pertama yang benar adalah tetap tenang, mendiamkan bagian yang digigit, melepas cincin atau jam, dan segera ke fasilitas kesehatan, tanpa mengikat kuat, menyayat, atau menyedot luka, karena pengobatan definitifnya adalah serum antibisa yang hanya diberikan di fasilitas kesehatan.

3 menit bacaBaca artikel
Keselamatan di rumah dan pencegahan cedera

Anak Menelan Cairan Pembersih atau Obat Orang Tua? Jangan Dipaksa Muntah, Segera Cari Pertolongan

Bila anak atau anggota keluarga diduga menelan, menyentuh, atau menghirup zat berbahaya seperti obat, cairan pembersih, atau pestisida, segera cari pertolongan medis walau belum ada gejala, jangan memaksa muntah dan jangan memberi makan atau minum, bawa kemasan zatnya, dan cegah kejadian dengan menyimpan obat serta bahan kimia di tempat terkunci dalam wadah aslinya, bukan di botol minuman.

3 menit bacaBaca artikel

Mari mulai dari percakapan.

Admin kami membantu Anda memilih layanan dan mengonfirmasi jadwal kunjungan.

Hubungi admin