Bandung Barat · Solusi sehat keluarga AndaPendaftaran 0812 2200 2500

Diabetes Mellitus

Penglihatan Masih Jelas Bukan Berarti Retina Aman

Retinopati diabetik dapat berkembang tanpa gejala; pada diabetes tipe 2 pemeriksaan mata lengkap dimulai saat diagnosis, lalu jadwal berikutnya disesuaikan dengan hasil dan risiko.

Daftar isi bacaan
  1. Kenapa diabetes bisa merusak retina?
  2. Kapan perlu pemeriksaan mata?
  3. Foto retina membantu, tetapi tidak selalu menggantikan pemeriksaan lengkap
  4. Kontrol gula saja belum cukup
  5. Kenapa gula yang turun terlalu cepat juga perlu diperhatikan?
  6. Ajak pendamping saat periksa mata
  7. Yang bisa dilakukan mulai hari ini
  8. Jangan salah paham
  9. Kapan perlu diperiksa segera?
  10. Ingat 3 hal ini
  11. Daftar Pustaka
  12. Bacaan terkait

"Mata saya masih terang, Dok. Baca koran juga lancar. Perlu diperiksa juga?"

Perlu. Salah satu jebakan diabetes adalah banyak komplikasinya tidak menimbulkan gejala di awal, dan kerusakan retina akibat diabetes (retinopati diabetik) adalah contoh utamanya. Seseorang bisa membaca dengan jelas, menyetir tanpa masalah, dan merasa matanya baik-baik saja, padahal perubahan pada pembuluh darah retina sudah mulai terjadi.

Karena itu pemeriksaan mata pada diabetes bukan menunggu penglihatan kabur. Tujuannya justru menemukan perubahan sebelum penglihatan terganggu, saat penanganan masih paling bermanfaat.

Kenapa diabetes bisa merusak retina?

Retina adalah lapisan peka cahaya di bagian belakang mata, seperti "film" pada kamera. Gula darah yang tinggi dalam jangka panjang dapat merusak pembuluh darah kecil di retina. Pembuluh bisa bocor, tersumbat, atau memicu tumbuhnya pembuluh baru yang rapuh dan mudah berdarah.

Pada tahap tertentu bisa terjadi pembengkakan makula (edema makula), yaitu bagian retina yang paling penting untuk melihat detail dan membaca. Masalahnya, kerusakan awal sering tidak terasa. Itulah alasan skrining tetap diperlukan walaupun mata terasa sehat.

Kapan perlu pemeriksaan mata?

ADA merekomendasikan orang dengan diabetes tipe 2 menjalani pemeriksaan mata lengkap, dengan pupil dilebarkan memakai tetes mata, saat diagnosis. Alasannya, diabetes tipe 2 sering sudah ada bertahun-tahun sebelum ketahuan.

Pada diabetes tipe 1, pemeriksaan mata pertama umumnya dilakukan sekitar lima tahun setelah diabetes dimulai.

Setelah itu, jadwal pemeriksaan bergantung pada hasilnya. Bila satu atau lebih pemeriksaan tahunan tidak menemukan retinopati dan gula terkontrol baik, jarak setiap satu hingga dua tahun dapat dipertimbangkan. Bila sudah ada retinopati, pemeriksaan biasanya dilakukan minimal setiap tahun, atau lebih sering bila penyakitnya memburuk atau mengancam penglihatan.

Foto retina membantu, tetapi tidak selalu menggantikan pemeriksaan lengkap

Teknologi skrining makin maju. Foto retina yang dibaca dari jarak jauh, atau dengan sistem kecerdasan buatan (AI) yang sudah tervalidasi, dapat membantu memperluas akses skrining.

Tetapi bila kualitas foto kurang baik atau ditemukan kelainan, pasien tetap perlu diperiksa langsung oleh tenaga kesehatan mata. Jadi foto retina adalah alat skrining yang sangat berguna, bukan alasan untuk melewatkan tindak lanjut.

Kontrol gula saja belum cukup

Risiko retinopati juga dipengaruhi tekanan darah dan kadar lemak darah. ADA menekankan pengendalian gula, tekanan darah, dan lemak darah untuk mengurangi risiko atau memperlambat kerusakan pembuluh darah kecil.

Pasien yang hanya fokus pada HbA1c tetapi membiarkan tekanan darah tinggi tetap berisiko mengalami komplikasi. Diabetes adalah penyakit metabolik sekaligus penyakit pembuluh darah.

Kenapa gula yang turun terlalu cepat juga perlu diperhatikan?

Pada pasien yang sudah memiliki retinopati, penurunan HbA1c yang sangat cepat pada sebagian kondisi bisa berkaitan dengan perburukan retinopati sementara. Ini bukan alasan untuk membiarkan gula tetap tinggi. Artinya, bila diabetes sangat tidak terkontrol dan terapi akan diperkuat, kondisi retina sebaiknya ikut dipertimbangkan.

Ajak pendamping saat periksa mata

Setelah pupil dilebarkan dengan tetes mata, penglihatan biasanya buram dan silau selama beberapa jam. Akan lebih aman bila pasien ditemani anggota keluarga dan tidak menyetir sendiri pulang dari pemeriksaan.

Yang bisa dilakukan mulai hari ini

  1. Ingat-ingat kapan terakhir mata Anda diperiksa dengan pupil dilebarkan atau foto retina.
  2. Bila baru didiagnosis diabetes tipe 2, jangan menunggu gejala untuk memeriksakan mata.
  3. Simpan hasil pemeriksaan agar perubahannya bisa dibandingkan.
  4. Kontrol gula, tekanan darah, dan lemak darah.
  5. Laporkan perubahan penglihatan yang baru dengan cepat.

Jangan salah paham

"Saya masih bisa membaca jelas, berarti retina pasti sehat." Tidak. Retinopati dapat berkembang tanpa gejala awal.

"Sekali foto retina normal, tidak perlu periksa lagi." Tidak. Jadwal berikutnya tetap ditentukan oleh risiko dan hasil pemeriksaan sebelumnya.

Kapan perlu diperiksa segera?

Segera periksakan mata bila muncul:

  • penglihatan turun mendadak;
  • banyak bintik atau benang melayang (floaters) yang baru;
  • kilatan cahaya;
  • bayangan seperti tirai yang menutupi sebagian pandangan;
  • garis tampak bengkok atau penglihatan kabur yang baru dan menetap.

Gejala seperti ini tidak boleh menunggu jadwal kontrol rutin.

Ingat 3 hal ini

  1. Retinopati diabetik dapat berkembang saat penglihatan masih terasa normal.
  2. Diabetes tipe 2 memerlukan skrining mata sejak diagnosis.
  3. Kontrol gula, tekanan darah, dan lemak darah sama-sama penting untuk melindungi mata.

Kalau ada keluarga dengan diabetes yang merasa tidak perlu memeriksa mata karena penglihatannya masih jelas, kirimkan bacaan ini, dan tawarkan untuk menemaninya periksa. Retinopati bisa berkembang jauh sebelum pasien menyadari ada gangguan penglihatan.

Daftar Pustaka

  1. American Diabetes Association. Standards of Care in Diabetes—2026: Retinopathy, Neuropathy, and Foot Care.
  2. American Diabetes Association. Abridged Standards of Care 2026: Retinopathy, Neuropathy, and Foot Care.
Untuk membantu Anda memahami kesehatan.

Materi edukasi umum. Informasi ini tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau pengobatan oleh tenaga kesehatan. Jika mengalami keadaan darurat, cari pertolongan langsung.

Ringkasan keselamatan
  • Penglihatan turun mendadak, banyak bintik melayang (floaters) baru, kilatan cahaya, bayangan seperti tirai, atau penglihatan bengkok yang baru.
Tentang naskah ini

Kenali koleksi dan sumber bacaan.

Koleksi Bacaan Cepat Dokter Erta. Naskah sumber diperbarui 7 Oktober 2026; diterbitkan di website Klinik Kiera pada 11 Oktober 2026. Daftar pustaka di atas mengikuti naskah sumber.

Mari mulai dari percakapan.

Admin kami membantu Anda memilih layanan dan mengonfirmasi jadwal kunjungan.

Hubungi admin