Daftar isi bacaan
Bayangkan seorang anak berusia 5 tahun yang tiba-tiba duduk di tempat tidur dan menjerit. Matanya terbuka, tetapi ia tidak mengenali ibunya. Sang ibu mengguncang tubuhnya agar bangun, dan anak itu justru makin meronta. Keesokan paginya, si anak bermain seperti biasa dan tidak ingat apa pun.
Keluarga panik dan menduga macam-macam. Padahal, ini bisa jadi teror malam.
Teror malam berbeda dengan mimpi buruk
Menurut NHS, keduanya terjadi pada tahap tidur yang berbeda:
- Teror malam paling sering pada anak usia 3 sampai 8 tahun. Anak bisa menjerit, berteriak, meronta, bahkan melompat dari tempat tidur dengan mata terbuka tetapi tidak benar-benar terjaga. Biasanya terjadi di awal malam, berlangsung hingga 15 menit, dan tidak diingat esok harinya.
- Mimpi buruk dialami anak maupun dewasa. Biasanya terjadi menjelang pagi, disertai rasa takut yang kuat, lalu orangnya terbangun dan ingat mimpinya.
Kabar baiknya, sebagian besar anak akan tumbuh melewatinya.
Mengapa bisa terjadi?
NHS menjelaskan, tidur berjalan muncul saat seseorang terbangun sebagian dari tidur yang sangat dalam. Tubuhnya bisa bergerak, tetapi otaknya belum sepenuhnya terjaga. Kemenkes menambahkan, tidur berjalan terjadi pada tahap tidur nyenyak, saat seseorang paling sulit dibangunkan. Itu sebabnya anak tampak "bangun" tetapi tidak merespons seperti biasa.
Pemicunya antara lain anak yang terlalu lelah atau sedang sakit, demam, suara mendadak, ingin buang air kecil di malam hari, tontonan menakutkan, serta stres atau cemas. Kondisi ini juga lebih sering bila ada anggota keluarga yang mengalaminya.
Jangan salah paham
"Anak harus segera dibangunkan supaya sadar." Justru sebaliknya. NHS menyarankan tidak berusaha membangunkan anak saat teror malam, karena ia mungkin tidak mengenali Anda dan malah makin gelisah. Yang perlu dilakukan:
- tetap tenang dan tunggu sampai reda;
- jangan mengajaknya bicara atau menahan geraknya, kecuali ia berisiko melukai diri sendiri atau orang lain.
Bila teror malam selalu terjadi di jam yang sama, NHS menyarankan mencoba membangunkan anak 15 menit sebelum jam itu setiap malam selama 2 minggu. Cara ini dapat menghentikan polanya.
Bila anak tidur berjalan
Tuntun anak pelan-pelan kembali ke tempat tidur. Bila perlu dibangunkan, lakukan dengan lembut, karena anak yang dibangunkan mendadak bisa bingung, takut, atau marah. Kebanyakan anak berhenti tidur berjalan dengan sendirinya saat remaja.
Yang terpenting adalah keamanan rumah:
- tutup pintu dan jendela, dan pasang pagar pengaman tangga;
- lantai bebas dari barang yang bisa membuat tersandung;
- simpan pisau dan benda tajam;
- jangan biarkan anak tidur di ranjang susun bagian atas.
Bagaimana dengan "ketindihan"?
Banyak orang pernah merasa tidak bisa bergerak atau bicara saat akan tidur atau baru bangun, kadang disertai rasa seperti ada orang di kamar atau tubuh ditekan. Dalam istilah medis, ini disebut kelumpuhan tidur (sleep paralysis): tubuh masih dalam "mode tidur" sementara otak sudah aktif. Rasanya menakutkan, tetapi tidak berbahaya dan biasanya berlalu dalam beberapa menit.
Ketindihan lebih sering bila pola tidur kacau, misalnya karena kerja sif, atau saat sedang cemas. Tidur 7 sampai 9 jam dengan jam teratur dan menghindari tidur telentang dapat membantu.
Kapan perlu ke dokter?
Menurut NHS, periksakan bila:
- mimpi buruk berlanjut setelah usia 6 tahun, sangat sering, atau muncul setelah peristiwa yang menakutkan;
- teror malam berlanjut setelah usia 12 tahun, atau baru mulai setelah usia 5 tahun;
- tidur berjalan berisiko menimbulkan cedera atau sangat mengganggu tidur;
- ada napas berhenti saat tidur atau kantuk berat di siang hari;
- ketindihan sering terjadi dan membuat takut tidur.
Peran keluarga
Buat rutinitas tidur yang tenang dan jadwal yang teratur. Catat pola tidur anak dalam buku harian tidur: jam tidur, lama tidur, kejadian malam itu, dan kondisi esok harinya. Catatan ini membantu menemukan pemicu dan sangat berguna bagi dokter.
Ingat 3 hal ini
- Saat teror malam: tetap tenang, jangan paksa bangun, jaga agar anak tidak terluka.
- Tidur berjalan: tuntun pelan ke tempat tidur dan amankan rumah.
- Sebagian besar membaik seiring usia, tetapi kenali batas usia dan tanda yang perlu diperiksakan.
Bagikan bacaan ini kepada orang tua yang anaknya sering terbangun menjerit atau berjalan saat tidur.
Daftar Pustaka
- NHS. Night terrors and nightmares. Page last reviewed 24 November 2025.
- NHS. Sleepwalking. Page last reviewed 11 April 2025.
- NHS. Sleep paralysis. Page last reviewed 9 September 2026.
- Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Apa itu somnabulisme dan berbahayakah? 9 Agustus 2022.
Sumber daring
Materi edukasi umum. Informasi ini tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau pengobatan oleh tenaga kesehatan. Jika mengalami keadaan darurat, cari pertolongan langsung.
Ringkasan keselamatan
- Periksakan ke dokter bila mimpi buruk berlanjut setelah usia 6 tahun atau sangat sering, teror malam berlanjut setelah 12 tahun atau baru mulai setelah 5 tahun, tidur berjalan berisiko cedera, atau ada napas berhenti saat tidur dan kantuk berat di siang hari.
Kenali koleksi dan sumber bacaan.
Koleksi Bacaan Cepat Dokter Erta. Naskah sumber diperbarui 7 Oktober 2026; diterbitkan di website Klinik Kiera pada 11 Oktober 2026. Daftar pustaka di atas mengikuti naskah sumber.
