Bandung Barat · Solusi sehat keluarga AndaPendaftaran 0812 2200 2500

Penggunaan obat yang aman sehari-hari

Beli Obat Lewat Toko Online? Nama Akun yang Terdengar Resmi Belum Tentu Apotek Berizin, Terapkan Cek KLIK Dulu

Obat palsu dan di bawah standar sering dijual secara daring atau di pasar tidak resmi, dan nama akun yang terdengar resmi belum tentu apotek berizin, sehingga BPOM menganjurkan membeli obat daring hanya melalui sarana yang memiliki izin Penyelenggara Sistem Elektronik Farmasi atau bermitra dengannya, memeriksa nomor izin edar lewat BPOM Mobile atau situs Cek BPOM, dan menerapkan Cek KLIK: kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa.

Daftar isi bacaan
  1. Obat palsu nyata adanya
  2. Nama akun bisa menipu
  3. Cara aman membeli obat secara daring
  4. Terapkan Cek KLIK
  5. Jangan salah paham
  6. Peran keluarga
  7. Ingat 3 hal ini
  8. Daftar Pustaka
  9. Bacaan terkait

Bayangkan seseorang mencari obat untuk ayahnya di toko daring. Ia menemukan akun dengan nama yang terdengar resmi, harganya jauh lebih murah, dan ulasannya banyak. Tanpa pikir panjang, ia langsung membayar.

Praktis memang. Namun, apakah obat itu asli?

Obat palsu nyata adanya

Menurut WHO, setidaknya 1 dari 10 obat di negara berpenghasilan rendah dan menengah ternyata di bawah standar atau palsu. Produk seperti ini sering dijual secara daring atau di pasar tidak resmi.

Mengapa berbahaya? Obat palsu bisa berisi zat yang salah atau dosis yang keliru, sehingga penyakit tidak sembuh. Bisa juga tercemar zat beracun. Menurut BPOM, akibatnya bisa berupa keracunan, kegagalan pengobatan, hingga kematian, dan kandungan yang tidak sesuai dosis dapat membuat kuman kebal obat.

BPOM mencatat beberapa obat yang pernah ditemukan palsu, antara lain obat inhaler asma, krim kulit, dan obat nyeri yang banyak dicari masyarakat.

Nama akun bisa menipu

Pada 2023, BPOM menindak sebuah akun di lokapasar bernama "apotik_resmi". Namanya terdengar resmi, padahal akun itu tidak terdaftar sebagai apotek daring berizin. Akun tersebut menjual lebih dari 10.000 paket obat dan makanan ilegal yang tidak memiliki izin edar dan dosisnya tidak diketahui, termasuk obat kuat dan obat pelangsing berisi bahan kimia obat.

Pelajarannya: kata "resmi" pada nama toko bukan jaminan.

Cara aman membeli obat secara daring

BPOM menganjurkan:

  • Beli obat daring hanya melalui sarana yang memiliki izin Penyelenggara Sistem Elektronik Farmasi (PSEF) dari Kementerian Kesehatan, atau yang bermitra dengan PSEF berizin.
  • Periksa legalitas produk lewat aplikasi BPOM Mobile atau situs cekbpom.pom.go.id. Pastikan nama produk di sistem sama dengan yang tertera di kemasan.
  • Ingat, obat keras berlogo lingkaran merah dengan huruf K tetap memerlukan resep dokter dan hanya boleh dijual di apotek.

Terapkan Cek KLIK

Begitu paket diterima, sebelum obat dipakai, lakukan Cek KLIK:

  • Kemasan: dalam kondisi baik dan tidak rusak.
  • Label: informasi produk jelas dan bisa dibaca.
  • Izin edar: nomor izin edar ada dan terdaftar di BPOM.
  • Kedaluwarsa: tanggalnya belum lewat.

Jangan salah paham

"Jauh lebih murah, isinya pasti sama saja." Menurut WHO, harga obat asli yang tinggi sering mendorong orang membeli dari sumber tidak resmi, dan di situlah obat palsu banyak beredar.

"Banyak yang beli, berarti aman." Akun yang ditindak BPOM pada 2023 pun sudah menjual lebih dari 10.000 paket.

Peran keluarga

Orang tua dan kakek nenek sering dibantu anak atau cucu untuk memesan obat lewat ponsel. Jadikan Cek KLIK kebiasaan bersama setiap kali paket obat datang. Bila obat terasa tidak bekerja seperti biasa, atau muncul keluhan yang tidak biasa setelah memakai obat yang dibeli daring, segera periksakan diri dan bawa kemasannya.

Ingat 3 hal ini

  1. Beli obat daring hanya dari apotek berizin atau mitra PSEF.
  2. Cocokkan nomor izin edar di BPOM Mobile atau Cek BPOM.
  3. Lakukan Cek KLIK sebelum obat dipakai.

Bagikan bacaan ini kepada keluarga yang sering membeli obat lewat aplikasi atau toko online.

Daftar Pustaka

  1. World Health Organization. Substandard and falsified medical products. 3 Desember 2024.
  2. Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. Temuan obat palsu. 31 Oktober 2025.
  3. Balai POM di Tasikmalaya. Waspada obat palsu, BPOM ungkap risiko kesehatan hingga kematian. 10 Februari 2026.
  4. Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. Temuan hasil penindakan produk obat dan makanan ilegal melalui perdagangan online yang berisiko terhadap kesehatan. 7 Juni 2023.
  5. Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. Beli obat di tempat legal. 3 Oktober 2006.
Untuk membantu Anda memahami kesehatan.

Materi edukasi umum. Informasi ini tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau pengobatan oleh tenaga kesehatan. Jika mengalami keadaan darurat, cari pertolongan langsung.

Ringkasan keselamatan
  • Kemasan rusak, segel terbuka, label tidak jelas, atau nomor izin edar tidak ditemukan di sistem BPOM.
  • Obat terasa tidak bekerja seperti biasa atau muncul keluhan yang tidak biasa setelah memakai obat yang dibeli daring; segera periksakan diri dan bawa kemasannya.
Tentang naskah ini

Kenali koleksi dan sumber bacaan.

Koleksi Bacaan Cepat Dokter Erta. Naskah sumber diperbarui 7 Oktober 2026; diterbitkan di website Klinik Kiera pada 11 Oktober 2026. Daftar pustaka di atas mengikuti naskah sumber.

Lanjutkan rasa ingin tahu

Bacaan terkait.

Semua bacaan di topik ini
Penggunaan obat yang aman sehari-hari

Obat Kedaluwarsa Jangan Dibuang Utuh Bersama Kemasannya: Kembalikan ke Apotek atau Musnahkan dengan Cara yang Benar

Obat kedaluwarsa, rusak, atau sisa yang dibuang utuh bersama kemasannya bisa dipungut, dikemas ulang, dan dijual kembali sebagai obat ilegal atau palsu, sehingga BPOM mengajak masyarakat mengembalikannya ke apotek yang menerima sampah obat, atau memusnahkannya di rumah dengan mengeluarkan obat dari kemasan, mencampurnya dengan tanah atau ampas kopi dalam wadah tertutup, melepas etiket, dan merusak kemasannya.

3 menit bacaBaca artikel
Penggunaan obat yang aman sehari-hari

Bentol dan Gatal Setelah Minum Obat: Efek Samping atau Alergi? Kenali Bedanya, Catat Nama Obatnya, dan Laporkan

Efek samping obat umumnya ringan dan hilang setelah obat dihentikan, sedangkan alergi obat adalah reaksi sistem kekebalan yang bisa ringan seperti bentol dan ruam hingga mengancam jiwa seperti sesak napas dan pingsan, sehingga keluarga perlu mengenali tanda bahaya, mencatat nama obat penyebab alergi dan memberitahukannya kepada setiap tenaga kesehatan, serta melaporkan efek samping obat kepada tenaga kesehatan atau BPOM melalui e-MESO atau HALOBPOM 1500533.

3 menit bacaBaca artikel
Penggunaan obat yang aman sehari-hari

Lingkaran Hijau, Biru, atau Merah di Kemasan Obat Itu Ada Artinya: Kenali Golongan Obat dan Prinsip DaGuSiBu

Logo lingkaran pada kemasan obat menunjukkan golongannya: hijau untuk obat bebas, biru untuk obat bebas terbatas yang harus dipakai cermat sesuai peringatan, dan merah berhuruf K untuk obat keras yang hanya boleh dengan resep dokter, sehingga keluarga perlu mengenali logo ini dan menerapkan prinsip DaGuSiBu: dapatkan di tempat resmi, gunakan dengan benar, simpan dengan tepat, dan buang dengan aman.

3 menit bacaBaca artikel

Mari mulai dari percakapan.

Admin kami membantu Anda memilih layanan dan mengonfirmasi jadwal kunjungan.

Hubungi admin