Daftar isi bacaan
Bayangkan seorang ibu berusia 55 tahun yang dalam setahun ini sudah empat kali anyang-anyangan. Setiap kali, ia minum antibiotik, membaik, lalu dua atau tiga bulan kemudian kambuh lagi. Ia lelah, cemas, dan mulai bertanya apakah hidupnya harus terus bergantung pada antibiotik.
Pola seperti ini disebut ISK berulang. Menurut pedoman AUA, ISK berulang adalah dua episode infeksi kandung kemih yang terbukti kultur dalam enam bulan, atau tiga episode dalam satu tahun.
Tetapi sebelum membahas pencegahan, ada satu pertanyaan mendasar: apakah setiap episode itu benar-benar ISK?
Pastikan dulu diagnosisnya
Perih saat berkemih dan sering ke toilet memang khas infeksi kandung kemih. Tetapi ada kondisi lain yang bisa mirip, misalnya infeksi vagina, infeksi menular seksual, perubahan jaringan setelah menopause, atau batu.
Karena itu AUA menekankan bahwa diagnosis ISK memerlukan gejala yang sesuai sekaligus konfirmasi laboratorium, termasuk kultur urine. Kultur membantu dua hal: memastikan memang ada bakteri penyebab, dan mengetahui antibiotik mana yang masih mempan.
Bila setiap episode hanya diobati berdasarkan keluhan tanpa pernah dikultur, semua keluhan mudah dianggap ISK dan penyakit lain bisa terlewat.
Apakah minum lebih banyak benar-benar membantu?
Pada perempuan yang belum menopause dan minum kurang dari 1,5 liter sehari, EAU menyebut menambah asupan air adalah cara efektif mencegah kekambuhan tanpa antibiotik. AUA 2025 juga memasukkan menambah minum sebagai salah satu pilihan pencegahan.
Namun ini bukan anjuran memaksa minum berliter-liter. Tujuannya memperbaiki asupan yang memang rendah. Orang dengan gagal jantung, penyakit ginjal tertentu, atau yang dibatasi minumnya oleh dokter perlu bertanya dahulu.
Bagaimana dengan perempuan setelah menopause?
Inilah salah satu langkah dengan bukti paling kuat. Setelah menopause, kadar estrogen turun dan jaringan di sekitar vagina serta saluran kemih ikut berubah, sehingga ISK lebih mudah terjadi.
AUA menganjurkan estrogen vagina untuk perempuan perimenopause dan pascamenopause dengan ISK berulang bila tidak ada kontraindikasi, dan EAU memberikan rekomendasi kuat untuk hal yang sama. Yang dimaksud adalah sediaan yang bekerja setempat di vagina, bukan terapi hormon untuk seluruh tubuh.
Cranberry: mitos atau bermanfaat?
Jawabannya di tengah. AUA 2025 memasukkan cranberry sebagai salah satu pilihan pencegahan tanpa antibiotik, dan NICE menyebutnya sebagai pilihan yang boleh dicoba. Namun EAU mengingatkan bahwa kualitas buktinya rendah dan hasil penelitiannya tidak konsisten.
Jadi cranberry boleh menjadi salah satu pilihan, tetapi jangan dianggap antibiotik alami atau jaminan bebas ISK.
Kalau semua itu belum cukup?
Masih ada pilihan lain. NICE dan AUA 2025 memasukkan methenamine hippurate sebagai pilihan pencegahan tanpa antibiotik pada orang tertentu.
Bila kekambuhan tetap sering, antibiotik pencegahan dapat dipertimbangkan. NICE menyebut antibiotik dosis tunggal bila ada pemicu yang jelas, misalnya setelah berhubungan seksual, dan antibiotik harian bila langkah lain tidak berhasil. Keputusan ini harus ditimbang bersama dokter, termasuk efek samping, risiko kebal obat, dan hasil kultur. Jangan dimulai sendiri.
Apakah semua perlu USG atau teropong kandung kemih?
Tidak. AUA menyatakan teropong kandung kemih (sistoskopi) dan pencitraan saluran kemih atas tidak rutin diperlukan pada perempuan dengan ISK berulang yang khas, karena jarang menemukan kelainan. Pemeriksaan lanjutan dipertimbangkan bila pengobatan tidak memberi respons, infeksi kambuh sangat cepat, atau ada tanda lain seperti infeksi ginjal berulang dan dugaan batu.
Peran keluarga
Bantu catat setiap episode: tanggal, gejala, hasil kultur, dan obat yang diminum. Catatan ini sangat berguna bagi dokter. Bila ibu atau nenek sudah menopause, temani ia membicarakan estrogen vagina tanpa rasa malu. Ingatkan minum yang cukup, dan jangan membelikan antibiotik tanpa resep.
Ingat 3 hal ini
- ISK berulang perlu dipastikan benar-benar infeksi, idealnya dengan kultur saat bergejala.
- Menambah minum bila asupan rendah dan estrogen vagina setelah menopause dapat mengurangi kekambuhan.
- Cranberry, methenamine, dan antibiotik pencegahan adalah pilihan tambahan, bukan satu jawaban untuk semua orang.
Kalau ada keluarga yang terus-menerus minum antibiotik karena ISK kambuhan, bagikan bacaan ini. Targetnya bukan hanya mengobati episode berikutnya, tetapi memutus pola kekambuhan dengan cara yang paling sesuai.
Daftar Pustaka
- American Urological Association, Canadian Urological Association, Society of Urodynamics, Female Pelvic Medicine & Urogenital Reconstruction. Recurrent Uncomplicated Urinary Tract Infections in Women: AUA/CUA/SUFU Guideline. Amended 2025.
- European Association of Urology. EAU Guidelines on Urological Infections.
- National Institute for Health and Care Excellence. Urinary Tract Infection (Recurrent): Antimicrobial Prescribing. NICE guideline NG112.
- Centers for Disease Control and Prevention. Urinary Tract Infection Basics. Updated 22 September 2026.
Sumber daring
Materi edukasi umum. Informasi ini tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau pengobatan oleh tenaga kesehatan. Jika mengalami keadaan darurat, cari pertolongan langsung.
Ringkasan keselamatan
- Demam, nyeri pinggang, muntah, atau infeksi ginjal berulang memerlukan pemeriksaan lebih mendalam.
- Tidak membaik dengan pengobatan, kambuh sangat cepat, darah dalam urine yang menetap, atau dugaan batu memerlukan evaluasi urologi.
Kenali koleksi dan sumber bacaan.
Koleksi Bacaan Cepat Dokter Erta. Naskah sumber diperbarui 7 Oktober 2026; diterbitkan di website Klinik Kiera pada 11 Oktober 2026. Daftar pustaka di atas mengikuti naskah sumber.
