Daftar isi bacaan
Bayangkan seorang kakek yang rutin minum jamu pegal linu setiap hari. Begitu diminum, nyeri lututnya langsung hilang. Ia merasa sangat cocok. Berbulan-bulan kemudian, stoknya habis dan ia berhenti. Beberapa hari setelahnya, tubuhnya terasa sangat lemas, mual, dan hampir pingsan.
Bisa jadi, yang selama ini ia minum bukan sekadar jamu.
Apa itu bahan kimia obat dalam jamu?
Jamu termasuk obat bahan alam, bersama obat herbal terstandar dan fitofarmaka. Semuanya wajib memiliki izin edar BPOM dan tidak boleh mengandung bahan kimia obat.
Bahan kimia obat adalah zat aktif obat yang seharusnya dipakai dengan dosis dan pengawasan dokter. Menurut BPOM, pelaku usaha nakal mencampurkannya ke dalam jamu agar efeknya terasa instan dan produknya laris.
Pada pengawasan Mei sampai Juni 2026, BPOM menemukan 31 obat bahan alam dan suplemen ilegal, 30 di antaranya mengandung bahan kimia obat. Klaimnya beragam: pegal linu, asam urat, rematik, pelangsing, hingga stamina pria. Isinya antara lain parasetamol, piroksikam, fenilbutazon, meloksikam, natrium diklofenak, allopurinol, deksametason, dan prednison. Sebanyak 15 produk bahkan mencantumkan nomor izin edar palsu.
Mengapa berbahaya?
- Dosisnya tidak diketahui. Konsumen tidak tahu jenis maupun takaran obat yang masuk ke tubuhnya.
- Tanpa pengawasan dokter. Bahan ini bisa berbenturan dengan obat lain yang sedang diminum atau penyakit yang sudah ada.
- Merusak organ. Menurut BPOM, bahan kimia obat dalam jamu dapat merusak hati dan ginjal serta menimbulkan masalah lambung. Pemakaian terus-menerus juga dikaitkan dengan tekanan darah tinggi dan masalah jantung.
Bahaya steroid tersembunyi
Menurut Kemenkes, steroid seperti deksametason sering ditambahkan ke jamu pegal linu tanpa memperhitungkan dosis. Steroid meredakan peradangan sehingga nyeri cepat hilang.
Masalahnya, menurut Kemenkes, steroid yang dipakai lama lalu dihentikan mendadak dapat membuat kelenjar adrenal, yang letaknya di atas ginjal, tidak mampu menghasilkan cukup hormon kortisol. Gejalanya antara lain sangat lelah, lemah otot, mual, muntah, tekanan darah rendah, hingga pingsan, dan kondisi berat dapat mengancam jiwa. Kemenkes menegaskan, steroid yang dipakai lama tidak boleh dihentikan tiba-tiba; dokter akan menurunkan dosisnya secara bertahap.
Jangan salah paham
"Jamu itu alami, pasti aman." BPOM mengingatkan, anggapan inilah yang sering dimanfaatkan oknum. Jamu yang benar dan berizin tetap bisa bermanfaat; yang perlu diwaspadai adalah produk ilegal.
"Ada nomor izin edarnya, berarti terdaftar." Nomor itu bisa palsu. Cocokkan di BPOM Mobile atau situs Cek BPOM.
Peran keluarga
Periksa jamu dan suplemen yang diminum orang tua. Waspadai klaim seperti "pegal linu langsung hilang" atau "asam urat sembuh cepat", dan terapkan Cek KLIK. Bila jamu yang mencurigakan sudah lama diminum, jangan dihentikan sendiri secara mendadak; bawa kemasannya ke dokter. Produk mencurigakan dapat dilaporkan ke HALOBPOM 1-500-533.
Segera ke fasilitas kesehatan bila muncul lemas berat, muntah, atau hampir pingsan, nyeri ulu hati hebat, berdebar, atau nyeri dada.
Ingat 3 hal ini
- Jamu yang terlalu cespleng patut dicurigai.
- Cek KLIK dan cocokkan izin edar di BPOM Mobile.
- Sudah lama minum jamu mencurigakan? Konsultasikan ke dokter sebelum berhenti.
Bagikan bacaan ini kepada keluarga, terutama orang tua, yang rutin minum jamu pegal linu atau asam urat.
Daftar Pustaka
- Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. Jangan tertipu klaim alami, BPOM temukan 31 obat bahan alam dan suplemen kesehatan ilegal mengandung BKO. Siaran pers, 10 September 2026.
- Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. Ancaman tersembunyi di balik khasiat instan: mengupas tuntas bahaya bahan kimia obat atau BKO dalam obat tradisional. 2 September 2025.
- Balai POM di Tasikmalaya. Jangan tergiur efek instan! Waspada bahaya jamu ilegal campur bahan kimia obat. 3 Oktober 2025.
- Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Bahaya jamu ilegal: penyakit Addison. 3 Agustus 2022.
- Kementerian Kesehatan RI. Penggunaan dexamethasone harus sesuai anjuran dokter. 19 Juni 2020.
Sumber daring
- S1: Badan Pengawas Obat dan Makanan RI — Jangan Tertipu Klaim Alami, BPOM Temukan 31 Obat Bahan Alam dan Suplemen Kesehatan Ilegal Mengandung BKO (10 September 2026)
- S2: Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (Deputi Penindakan) — Ancaman Tersembunyi di Balik Khasiat Instan: Mengupas Tuntas Bahaya Bahan Kimia Obat atau BKO dalam Obat Tradisional (2 September 2025)
- S3: Balai POM di Tasikmalaya — Jangan Tergiur Efek Instan! Waspada Bahaya Jamu Ilegal Campur Bahan Kimia Obat (3 October 2025)
- S4: Kementerian Kesehatan RI (Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan) — Bahaya Jamu Ilegal: Penyakit Addison (3 August 2022)
- S5: Kementerian Kesehatan RI — Penggunaan Dexamethasone Harus Sesuai Anjuran Dokter (19 June 2020)
Materi edukasi umum. Informasi ini tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau pengobatan oleh tenaga kesehatan. Jika mengalami keadaan darurat, cari pertolongan langsung.
Ringkasan keselamatan
- Sangat lemas, mual, muntah, tekanan darah rendah, atau hampir pingsan setelah berhenti minum jamu pegal linu yang lama dikonsumsi.
- Nyeri ulu hati hebat pada orang yang rutin minum jamu pegal linu.
- Berdebar atau nyeri dada setelah minum jamu atau suplemen.
Kenali koleksi dan sumber bacaan.
Koleksi Bacaan Cepat Dokter Erta. Naskah sumber diperbarui 7 Oktober 2026; diterbitkan di website Klinik Kiera pada 11 Oktober 2026. Daftar pustaka di atas mengikuti naskah sumber.
