Bandung Barat · Solusi sehat keluarga AndaPendaftaran 0812 2200 2500

Gejala, triase, dan kapan mencari pertolongan

Nyeri Perut Belum Tentu Maag: Kenali Tanda Usus Buntu dan Kapan Sakit Perut Harus Dibawa ke IGD

Sebagian besar sakit perut disebabkan masuk angin, gangguan pencernaan, sembelit, atau infeksi perut ringan dan membaik dalam beberapa hari, tetapi nyeri yang dimulai di sekitar pusar lalu berpindah ke kanan bawah dan makin berat bisa menandakan usus buntu, sedangkan nyeri mendadak atau hebat, perut nyeri saat disentuh atau keras, muntah darah, tinja hitam atau berdarah, tidak bisa buang air kecil, buang air besar, atau kentut, serta nyeri disertai sesak atau nyeri dada memerlukan IGD.

Daftar isi bacaan
  1. Sebagian besar sakit perut tidak serius
  2. Kenali pola usus buntu
  3. Kapan perlu ke dokter?
  4. Kapan harus ke IGD?
  5. Jangan salah paham
  6. Peran keluarga
  7. Ingat 3 hal ini
  8. Daftar Pustaka
  9. Bacaan terkait

Bayangkan seorang remaja mengeluh nyeri di sekitar pusar sejak pagi. Ibunya memberi obat maag dan menyuruhnya tidur. Sore harinya, nyeri pindah ke perut kanan bawah dan makin sakit saat berjalan atau batuk. Apakah masih aman ditunggu?

Sebagian besar sakit perut tidak serius

Menurut NHS, sebagian besar sakit perut membaik dalam beberapa hari. Penyebab yang sering antara lain perut kembung karena angin, gangguan pencernaan setelah makan, sembelit, atau infeksi perut dan keracunan makanan yang disertai diare dan muntah.

Untuk keluhan ringan, MedlinePlus menyarankan minum air sedikit-sedikit dan menghindari makanan berlemak, gorengan, kafein, alkohol, serta minuman bersoda. MedlinePlus juga mengingatkan agar tidak minum obat tanpa bertanya kepada tenaga kesehatan. NHS menyebut apoteker dapat membantu memilih obat untuk sembelit atau gangguan pencernaan.

Kenali pola usus buntu

Menurut NHS dan Kemenkes, nyeri usus buntu biasanya dimulai di sekitar pusar, lalu dalam beberapa jam berpindah ke perut kanan bawah dan makin berat. Nyeri bertambah saat bergerak, batuk, menarik napas dalam, atau ditekan. Bisa disertai mual, muntah, hilang nafsu makan, demam, sembelit, atau diare. Kemenkes menyebut usus buntu paling sering terjadi pada usia 10 sampai 30 tahun, tetapi juga dapat dialami anak.

NHS mengingatkan, gejalanya bisa tidak khas pada ibu hamil, anak kecil, dan lansia. Bila usus buntu pecah, nyeri dapat membaik sebentar, lalu menjadi nyeri hebat yang menyebar ke seluruh perut.

Menurut NHS, tidak ada satu tes yang selalu dapat memastikan usus buntu. Kadang dokter perlu mengamati perkembangan gejala selama beberapa jam di rumah sakit. Usus buntu biasanya ditangani dengan operasi.

Kapan perlu ke dokter?

Menurut NHS dan MedlinePlus, segera periksakan diri bila:

  • nyeri makin berat, tidak hilang, atau terus kambuh,
  • nyeri tidak membaik dalam 24 sampai 48 jam,
  • kembung menetap, sulit menelan, atau berat badan turun tanpa sebab,
  • ada nyeri atau perubahan saat buang air kecil, perdarahan dari dubur, atau diare yang tidak membaik,
  • Anda sedang hamil,
  • nyeri disertai demam.

Kapan harus ke IGD?

Menurut NHS dan MedlinePlus, jangan menunggu bila:

  • nyeri muncul mendadak atau sangat hebat,
  • perut sangat nyeri saat disentuh atau terasa keras,
  • muntah darah atau muntahan seperti ampas kopi,
  • tinja berdarah atau hitam lengket,
  • tidak bisa buang air kecil, atau tidak bisa buang air besar dan kentut,
  • nyeri disertai sesak, nyeri dada, atau pingsan,
  • nyeri disertai bingung, kulit belang atau sangat pucat, yang menurut NHS dapat menjadi tanda infeksi berat,
  • penderita diabetes mengalami muntah.

Jangan salah paham

"Semua sakit perut itu maag." Nyeri yang berpindah ke kanan bawah perlu dicurigai usus buntu.

"Nyerinya berkurang, berarti sembuh." Pada usus buntu pecah, nyeri bisa mereda sebentar sebelum memburuk.

Peran keluarga

Catat lokasi nyeri, kapan mulai, apakah berpindah, dan apa yang memperberat. MedlinePlus menyebut informasi ini membantu dokter menemukan penyebab. Menurut NHS, jangan menyetir sendiri ke IGD; minta orang lain mengantar dan bawa obat-obatan yang sedang diminum.

Ingat 3 hal ini

  1. Sebagian besar sakit perut membaik dalam beberapa hari.
  2. Nyeri dari pusar pindah ke kanan bawah dan makin berat: waspadai usus buntu.
  3. Nyeri hebat mendadak, perut keras, muntah darah, atau tinja hitam: segera ke IGD.

Bagikan bacaan ini kepada keluarga agar tidak salah mengira usus buntu sebagai maag biasa.

Daftar Pustaka

  1. NHS. Stomach ache. Ditinjau 26 Mei 2023.
  2. NHS. Appendicitis. Ditinjau 9 Agustus 2024.
  3. MedlinePlus, U.S. National Library of Medicine. Abdominal pain. Ditinjau 13 Januari 2026.
  4. Kementerian Kesehatan RI, Ditjen Kesehatan Lanjutan. Usus buntu. 20 September 2022.
Untuk membantu Anda memahami kesehatan.

Materi edukasi umum. Informasi ini tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau pengobatan oleh tenaga kesehatan. Jika mengalami keadaan darurat, cari pertolongan langsung.

Ringkasan keselamatan
  • Nyeri perut mendadak atau sangat hebat, perut sangat nyeri saat disentuh atau terasa keras; segera ke IGD.
  • Muntah darah atau muntahan seperti ampas kopi, tinja berdarah atau hitam lengket, atau tidak bisa buang air kecil, buang air besar, atau kentut; segera ke IGD.
  • Nyeri perut disertai sesak, nyeri dada, pingsan, atau pada penderita diabetes yang muntah; segera ke IGD.
Tentang naskah ini

Kenali koleksi dan sumber bacaan.

Koleksi Bacaan Cepat Dokter Erta. Naskah sumber diperbarui 7 Oktober 2026; diterbitkan di website Klinik Kiera pada 11 Oktober 2026. Daftar pustaka di atas mengikuti naskah sumber.

Lanjutkan rasa ingin tahu

Bacaan terkait.

Semua bacaan di topik ini
Gejala, triase, dan kapan mencari pertolongan

Sakit Kepala Biasa atau Tanda Bahaya? Kenali Kapan Cukup Istirahat, Kapan ke Dokter, dan Kapan Harus ke IGD

Sebagian besar sakit kepala tidak berbahaya dan membaik dengan minum cukup, istirahat, makan teratur, dan obat pereda nyeri biasa, tetapi sakit kepala yang muncul mendadak dan sangat hebat, disertai kejang, kelemahan atau kebas, sulit bicara, gangguan penglihatan, kebingungan, demam dengan kaku leher, atau setelah cedera kepala memerlukan IGD; sakit kepala yang sering kambuh juga perlu diperiksakan karena minum obat sakit kepala terlalu sering justru dapat menimbulkan sakit kepala baru.

3 menit bacaBaca artikel
Kesehatan seksual dan reproduksi

Nyeri Haid Sampai Tidak Bisa Sekolah atau Bekerja Bukan untuk Ditahan: Kenali Tanda Endometriosis

Nyeri haid ringan yang membaik dengan kompres hangat dan obat antinyeri umumnya wajar, tetapi nyeri yang menghentikan aktivitas, tidak membaik dengan obat, disertai haid sangat banyak, nyeri saat berhubungan, buang air kecil, atau buang air besar perlu diperiksakan karena dapat menandakan endometriosis, penyakit yang sering terlambat dikenali karena nyerinya dianggap biasa.

3 menit bacaBaca artikel

Mari mulai dari percakapan.

Admin kami membantu Anda memilih layanan dan mengonfirmasi jadwal kunjungan.

Hubungi admin