Daftar isi bacaan
Bayangkan seorang siswi pingsan saat upacara pagi karena belum sarapan. Beberapa menit kemudian ia sadar dan kembali ke kelas. Seminggu kemudian, ayahnya pingsan saat bermain bulu tangkis, lalu juga cepat sadar. Keduanya "cuma pingsan sebentar", tetapi artinya bisa sangat berbeda.
Mengapa orang pingsan?
Menurut MedlinePlus, pingsan adalah hilang kesadaran singkat karena aliran darah ke otak berkurang. Biasanya berlangsung kurang dari beberapa menit dan cepat pulih.
Menurut NHS dan Kemenkes, pemicu yang sering antara lain:
- berdiri terlalu cepat,
- kurang makan atau minum,
- kepanasan, kelelahan, atau berdesakan di kendaraan umum,
- emosi kuat, rasa takut, atau nyeri hebat.
Sebelum pingsan, seseorang dapat merasa pusing, berkeringat, mual, panas, atau pandangan berubah.
MedlinePlus juga menyebut batuk sangat keras, mengejan saat buang air besar, berdiri terlalu lama, dan buang air kecil di malam hari sebagai pemicu. Penyebab yang lebih serius antara lain gula darah rendah, perdarahan, kekurangan cairan berat, dan obat tertentu.
Ketika penyebabnya jantung
Kemenkes menjelaskan, pingsan juga dapat disebabkan penyakit jantung, seperti gangguan irama, gangguan katup, atau penyumbatan pembuluh darah jantung, dan dapat menjadi gejala henti jantung mendadak. Karena itu, pingsan tidak selalu boleh dianggap sepele.
Mencegah saat merasa akan pingsan
Menurut NHS:
- segera berbaring dengan kaki diangkat, atau duduk dengan kepala di antara lutut,
- minum air,
- silangkan kaki saat berdiri atau berjinjit naik turun, dan kepalkan tangan.
MedlinePlus menyarankan bangun dari posisi berbaring atau duduk secara perlahan. Bila Anda sering pingsan saat diambil darah, sampaikan kepada petugas dan minta diambil sambil berbaring.
Menolong orang yang pingsan
Menurut NHS dan MedlinePlus:
- Periksa respons dengan menepuk bahu dan memanggil dengan suara keras.
- Bila tidak merespons, minta bantuan, tengadahkan kepala dan angkat dagunya, lalu periksa napas setidaknya 10 detik.
- Bila bernapas normal, baringkan telentang dan angkat kakinya. Ibu hamil, terutama di atas 28 minggu, dibaringkan miring.
- Longgarkan pakaian di leher. Bila muntah, miringkan tubuhnya.
- Biarkan berbaring 10 sampai 15 menit di tempat yang sejuk dan tenang.
NHS menyebut, biasanya orang yang pingsan sadar kembali dalam 30 detik.
Kapan harus ke dokter atau IGD?
NHS menyarankan siapa pun yang pernah pingsan tetap memeriksakan diri ke dokter. Segera cari pertolongan darurat bila orang yang pingsan:
- tidak bernapas, atau tidak sadar dalam 1 menit,
- belum pulih penuh, sulit bicara, atau sulit bergerak,
- mengalami nyeri dada atau jantung berdebar dan tidak teratur,
- pingsan saat berolahraga atau saat berbaring,
- mengalami kejang atau cedera serius,
- sedang hamil, menderita diabetes, atau berusia di atas 50 tahun, seperti disebut MedlinePlus.
Jangan salah paham
"Langsung didudukkan supaya cepat sadar." Baringkan dan angkat kakinya lebih dulu.
"Pingsan saat olahraga hanya karena capek." Ini tanda bahaya yang perlu diperiksa segera.
Peran keluarga
Ceritakan kepada dokter apa yang terjadi sebelum, selama, dan sesudah pingsan. Menurut MedlinePlus, keterangan saksi sangat membantu menemukan penyebabnya.
Ingat 3 hal ini
- Merasa akan pingsan: segera berbaring dan angkat kaki.
- Pingsan pertama kali tetap perlu diperiksakan.
- Pingsan saat olahraga atau berbaring, atau disertai nyeri dada dan berdebar: segera ke IGD.
Bagikan bacaan ini kepada keluarga, guru, dan pelatih olahraga agar tahu cara menolong orang pingsan.
Daftar Pustaka
- NHS. Fainting. Ditinjau 17 Agustus 2026.
- MedlinePlus, U.S. National Library of Medicine. Fainting. Ditinjau 19 Mei 2025.
- Kementerian Kesehatan RI, Ditjen Kesehatan Lanjutan. Penyakit jantung sebagai salah satu penyebab pingsan. 27 Mei 2024.
- Kementerian Kesehatan RI, Ditjen Kesehatan Lanjutan. Pertolongan pertama pada orang pingsan. 7 Juli 2022.
Sumber daring
- S1: NHS — Fainting (reviewed 17 August 2026)
- S2: MedlinePlus (U.S. National Library of Medicine) — Fainting (review date 19 May 2025)
- S3: Kementerian Kesehatan RI (Ditjen Kesehatan Lanjutan; RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita) — Penyakit Jantung sebagai Salah Satu Penyebab Pingsan (27 May 2024)
- S4: Kementerian Kesehatan RI (Ditjen Kesehatan Lanjutan; BBKPM Bandung) — Pertolongan Pertama pada Orang Pingsan (7 July 2022)
Materi edukasi umum. Informasi ini tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau pengobatan oleh tenaga kesehatan. Jika mengalami keadaan darurat, cari pertolongan langsung.
Ringkasan keselamatan
- Tidak bernapas, tidak sadar lebih dari satu menit, atau belum pulih penuh dan sulit bicara atau bergerak; segera hubungi layanan darurat.
- Pingsan saat berolahraga atau saat berbaring, atau disertai nyeri dada dan jantung berdebar atau tidak teratur; segera ke IGD.
- Pingsan disertai kejang, cedera serius, atau pada ibu hamil, penderita diabetes, atau orang berusia di atas 50 tahun; segera cari pertolongan darurat.
Kenali koleksi dan sumber bacaan.
Koleksi Bacaan Cepat Dokter Erta. Naskah sumber diperbarui 7 Oktober 2026; diterbitkan di website Klinik Kiera pada 11 Oktober 2026. Daftar pustaka di atas mengikuti naskah sumber.
