Daftar isi bacaan
Bayangkan seorang nenek yang sudah lama terbaring di tempat tidur setelah stroke. Kulit tangan dan sikunya makin tebal dan bersisik. Ia tidak mengeluh gatal, jadi keluarga mengira itu hanya kulit kering karena usia. Beberapa minggu kemudian, anak dan cucu yang merawatnya mulai gatal hebat.
Scabies memang identik dengan gatal hebat. Tetapi ada bentuk yang jauh lebih berat, sangat menular, dan gatalnya bisa ringan atau bahkan tidak ada. Namanya scabies berkrusta (crusted scabies), dahulu disebut Norwegian scabies.
Menurut WHO, pada scabies biasa jumlah tungau umumnya hanya 10–15 ekor. Pada scabies berkrusta, CDC menyebut satu penderita dapat membawa hingga dua juta tungau dan telur. Perbedaan jumlah inilah yang membuat penularannya jauh lebih mudah.
Seperti apa bentuknya?
CDC menggambarkan scabies berkrusta sebagai kerak tebal pada kulit yang dapat retak-retak dan disertai kemerahan. Kerak ini bisa meluas. Penderitanya sering tidak memiliki ruam khas scabies biasa, sehingga keluarga dapat mengira itu hanya kulit sangat kering atau penyakit kulit bersisik lain.
Petunjuk pentingnya adalah gabungan tampilan kulit, siapa penderitanya, dan apakah orang di sekitarnya mulai gatal.
Siapa yang lebih berisiko?
CDC menyebut tiga kelompok:
- lansia;
- orang dengan daya tahan tubuh lemah, misalnya orang dengan HIV;
- orang dengan kondisi yang membuatnya tidak bisa merasakan gatal atau tidak mampu menggaruk.
Gatal adalah bagian dari reaksi kekebalan tubuh. Karena itu, gatal yang ringan bukan bukti penyakitnya ringan. Justru inilah jebakan yang membuat diagnosis terlambat.
Kenapa sangat menular?
Pada scabies biasa, penularan umumnya butuh kontak kulit-ke-kulit yang lama. Pada scabies berkrusta, menurut CDC, penularan bisa terjadi lewat kontak singkat, serta lewat pakaian, sprei, dan perabot yang terkena.
Itulah sebabnya wabah scabies lebih sering terjadi bila ada kasus berkrusta, terutama di fasilitas perawatan lansia, rumah sakit, dan lembaga pemasyarakatan. Satu kasus yang terlambat dikenali dapat menulari banyak orang.
Kenapa pengobatannya berbeda?
CDC menganjurkan scabies berkrusta diobati dengan obat minum dan obat oles sekaligus. Ivermectin minum diberikan dalam beberapa dosis, misalnya tiga, lima, atau tujuh dosis dalam beberapa minggu, sesuai beratnya penyakit. Krim permetrin dioleskan lebih sering pada awal pengobatan, mulai dari setiap hari sampai setiap 2–3 hari selama 1–2 minggu pertama.
Krim pelunak kerak (keratolitik) juga dapat dipakai agar kerak menipis dan obat oles lebih mudah meresap.
Jadi scabies berkrusta tidak bisa ditangani sendiri dengan sekali oles krim. Pengobatannya perlu diatur dan dipantau tenaga kesehatan.
Bagaimana dengan orang di sekitarnya?
CDC menganjurkan semua kontak erat diberi tahu dan diobati secepatnya. Di rumah, ini berarti semua anggota keluarga dan pendamping yang merawat. Di fasilitas kesehatan atau panti, petugas akan menjalankan langkah pencegahan penularan sesuai protokol.
Ruangan penderita perlu dibersihkan dan disedot debunya dengan teliti, serta sprei, pakaian, dan handuk dicuci dengan air panas. Membuang kasur umumnya tetap tidak diperlukan.
Komplikasi bukan hanya soal gatal
WHO mencatat scabies sering disertai infeksi kulit bernanah yang dapat berlanjut menjadi abses, infeksi darah (sepsis), dan infeksi berat lain. Bila muncul demam, kemerahan meluas, nyeri, nanah, atau keadaan umum menurun, segera cari pertolongan medis.
Peran keluarga
Bila merawat lansia atau anggota keluarga dengan daya tahan tubuh lemah, periksa kulitnya secara rutin saat memandikan. Kerak tebal yang meluas perlu diperiksakan, walaupun ia tidak mengeluh gatal. Catat siapa saja yang ikut merawat dan sampaikan kepada dokter. Ikuti jadwal obat sampai dosis terakhir, dan jangan malu meminta bantuan petugas kesehatan.
Ingat 3 hal ini
- Scabies berkrusta dapat membawa hingga jutaan tungau dan sangat mudah menular.
- Penyakit berat ini tidak selalu disertai gatal hebat.
- Pengobatannya memerlukan gabungan obat minum dan oles, serta pengobatan semua kontak erat secepatnya.
Kalau Anda merawat lansia atau keluarga dengan daya tahan tubuh lemah yang kulitnya berkerak tebal dan luas, bagikan bacaan ini kepada sesama pendamping. Jangan langsung menganggapnya kulit kering; scabies berkrusta perlu dikenali cepat sebelum menulari banyak orang.
Daftar Pustaka
- Centers for Disease Control and Prevention. Clinical Overview of Crusted Scabies. Updated December 2023.
- Centers for Disease Control and Prevention. Clinical Care of Scabies. Updated December 2023.
- World Health Organization. Scabies Fact Sheet. 31 May 2023.
- World Health Organization. Scabies Health Topic.
Sumber daring
Materi edukasi umum. Informasi ini tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau pengobatan oleh tenaga kesehatan. Jika mengalami keadaan darurat, cari pertolongan langsung.
Ringkasan keselamatan
- Kerak luas pada lansia atau orang dengan daya tahan tubuh lemah memerlukan pemeriksaan segera karena sangat menular dan berisiko infeksi.
- Demam, kemerahan kulit yang meluas, nyeri, nanah, atau keadaan umum yang menurun memerlukan pertolongan medis segera.
Kenali koleksi dan sumber bacaan.
Koleksi Bacaan Cepat Dokter Erta. Naskah sumber diperbarui 7 Oktober 2026; diterbitkan di website Klinik Kiera pada 11 Oktober 2026. Daftar pustaka di atas mengikuti naskah sumber.
