Daftar isi bacaan
Bayangkan seorang perempuan muda yang baru mengetahui dirinya hamil tujuh minggu. Ia langsung teringat pesta dua minggu lalu, saat ia ikut minum beberapa gelas. Di sisi lain, kerabatnya berkata santai, "Segelas sesekali tidak apa-apa, dulu juga begitu."
Kedua situasi ini sering terjadi. Jawaban yang tepat untuk keduanya ternyata cukup jelas.
Ke mana alkohol pergi
Menurut NHS, layanan kesehatan Inggris, alkohol yang diminum ibu mengalir dari darah melalui plasenta ke janin. Masalahnya, hati janin belum berkembang sempurna, sehingga belum mampu mengolah alkohol. Akibatnya, alkohol dapat sangat memengaruhi perkembangan janin.
Apa dampaknya
Menurut NHS dan WHO, minum alkohol saat hamil meningkatkan risiko:
- keguguran dan lahir mati;
- lahir prematur;
- berat lahir rendah.
Alkohol juga dapat menyebabkan gangguan spektrum alkohol janin, kondisi seumur hidup yang menurut NHS dapat menimbulkan masalah pada:
- belajar dan perilaku;
- pengelolaan emosi dan keterampilan bersosialisasi;
- hiperaktivitas dan pengendalian dorongan;
- kemampuan berbicara dan berkomunikasi;
- sendi, tulang, otot, dan sejumlah organ.
Artikel Kemenkes menambahkan, sindrom alkohol janin dapat berupa kelainan bentuk wajah, kelainan jantung, dan disabilitas intelektual, serta pertumbuhan dan perkembangan yang lambat.
Tidak ada yang aman
Pusat pengendalian penyakit Amerika Serikat (CDC) menegaskan tiga hal:
- tidak ada jumlah alkohol yang diketahui aman selama hamil;
- tidak ada waktu yang aman selama hamil untuk minum;
- semua jenis minuman beralkohol dapat berbahaya, termasuk anggur dan bir.
NHS menganjurkan perempuan yang hamil maupun yang merencanakan kehamilan untuk tidak minum alkohol sama sekali. Kabar baiknya, menurut CDC, gangguan spektrum alkohol janin dapat dicegah sepenuhnya dengan tidak minum alkohol selama hamil.
Jangan salah paham
"Segelas sesekali tidak apa-apa." Tidak ada takaran yang diketahui aman, dan menurut NHS makin banyak diminum, makin besar risikonya.
"Sudah hamil tua, jadi aman." CDC menegaskan tidak ada waktu yang aman selama kehamilan.
"Minuman tradisional atau racikan sendiri lebih alami, jadi aman." Yang berbahaya adalah alkoholnya, bukan merek atau cara membuatnya. CDC menegaskan semua jenis minuman beralkohol dapat membahayakan janin.
"Sudah telanjur minum, percuma berhenti." Menurut CDC, yang terpenting adalah berhenti sepenuhnya begitu tahu hamil, dan tidak pernah terlambat untuk berhenti.
Bila telanjur minum sebelum tahu hamil
NHS menyarankan untuk berhenti minum sejak saat itu dan tidak perlu terlalu khawatir, karena risikonya kemungkinan rendah. Ceritakan kepada bidan atau dokter saat pemeriksaan kehamilan, agar mereka dapat menjawab kekhawatiran Anda.
NHS juga mencatat, banyak perempuan justru tidak lagi menyukai rasa alkohol di awal kehamilan, sehingga berhenti sering tidak sesulit yang dibayangkan. Bila tetap sulit berhenti minum, jangan malu meminta bantuan bidan, dokter, atau Puskesmas.
Peran keluarga
Pasangan dan keluarga besar sangat menentukan. Jangan menawarkan minuman beralkohol kepada ibu hamil di acara keluarga, dan hargai pilihannya untuk tidak minum. Pasangan yang ikut tidak minum selama kehamilan memberi dukungan nyata, bukan sekadar nasihat.
Ingat 3 hal ini
- Alkohol sampai ke janin melalui plasenta, dan hati janin belum mampu mengolahnya.
- Tidak ada jumlah, waktu, atau jenis alkohol yang diketahui aman selama hamil.
- Telanjur minum sebelum tahu hamil? Berhenti sekarang dan ceritakan kepada bidan atau dokter.
Bagikan bacaan ini kepada pasangan yang sedang merencanakan kehamilan, ibu hamil, dan keluarga besarnya.
Daftar Pustaka
- Centers for Disease Control and Prevention. About alcohol use during pregnancy. Updated 2 April 2026.
- NHS. Drinking alcohol while pregnant. Page last reviewed 13 March 2023.
- World Health Organization. Alcohol. Fact sheet, 28 June 2024.
- Kementerian Kesehatan RI, Ditjen Kesehatan Lanjutan (RSUP dr. Mohammad Hoesin Palembang). Pregnancy: do's & don't. 26 Juli 2022.
Sumber daring
- S1: Centers for Disease Control and Prevention — About Alcohol Use During Pregnancy (updated 2 April 2026)
- S2: NHS — Drinking Alcohol While Pregnant (page last reviewed 13 March 2023)
- S3: World Health Organization — Alcohol, fact sheet (28 June 2024)
- S4: Kementerian Kesehatan RI, Ditjen Kesehatan Lanjutan (RSUP dr. Mohammad Hoesin Palembang) — Pregnancy: Do's & Don't (26 Juli 2022)
Materi edukasi umum. Informasi ini tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau pengobatan oleh tenaga kesehatan. Jika mengalami keadaan darurat, cari pertolongan langsung.
Ringkasan keselamatan
- Bila sulit berhenti minum alkohol selama hamil, segera bicarakan dengan bidan atau dokter; jangan menunggu jadwal kontrol berikutnya.
Kenali koleksi dan sumber bacaan.
Koleksi Bacaan Cepat Dokter Erta. Naskah sumber diperbarui 7 Oktober 2026; diterbitkan di website Klinik Kiera pada 11 Oktober 2026. Daftar pustaka di atas mengikuti naskah sumber.
