Daftar isi bacaan
Bayangkan seorang ibu yang gigi gerahamnya kembali berdenyut di malam hari. Ia mengambil sisa antibiotik di lemari obat, dan beberapa hari kemudian nyerinya mereda. Merasa sudah sembuh, ia tidak jadi ke dokter gigi. Tiga bulan kemudian, nyeri itu datang lagi, kali ini disertai pipi yang bengkak.
Polanya sangat sering terjadi. Penyebabnya sederhana: sumber infeksinya belum pernah dibersihkan.
Dari gigi berlubang menjadi abses
Menurut NHS, layanan kesehatan Inggris, sakit gigi bisa disebabkan oleh gigi berlubang, gigi retak, tambalan lepas, infeksi di sekitar gigi bungsu, penyakit gusi, atau abses gigi.
Artikel Kemenkes menjelaskan, bakteri dapat masuk ke dalam gigi melalui lubang atau retakan, lalu menimbulkan radang di ujung akar. Nanah yang terkumpul di sana disebut abses gigi. NHS menegaskan, abses gigi tidak akan hilang dengan sendirinya dan perlu segera ditangani dokter gigi.
Mengapa antibiotik saja tidak cukup
Nanah dan jaringan yang terinfeksi berada di dalam gigi atau di bawah gusi. Selama sumbernya tidak dibersihkan, infeksi bisa kembali.
Pedoman Asosiasi Dokter Gigi Amerika (ADA) tahun 2019 tidak menganjurkan antibiotik untuk sebagian besar sakit gigi dan abses yang masih terbatas di sekitar gigi pada orang dewasa yang daya tahan tubuhnya tidak sangat lemah. Yang dianjurkan adalah tindakan dokter gigi, ditambah obat pereda nyeri bila perlu. Antibiotik baru diperlukan bila infeksi sudah menimbulkan gejala menyeluruh, seperti demam atau badan lemas.
Artikel Kemenkes senada: antibiotik sebenarnya tidak diperlukan bila nanah sudah dikeluarkan, dan baru diberikan bila infeksi telah menyebar.
Tindakan yang mungkin dilakukan dokter gigi:
- mengeluarkan nanah;
- perawatan saluran akar untuk membersihkan bagian dalam gigi;
- mencabut gigi bila tidak bisa diselamatkan.
Jangan salah paham
"Nyerinya sudah hilang, berarti sudah sembuh." Nyeri bisa mereda sementara, tetapi abses tidak hilang dengan sendirinya.
"Sisa antibiotik di rumah bisa dipakai." Antibiotik tidak membersihkan sumber infeksi, dan kebanyakan sakit gigi tidak memerlukannya.
"Kalau nyerinya hebat, dosis obat ditambah saja." NHS memperingatkan, dosis yang lebih tinggi tidak membuat obat lebih manjur, tetapi bisa sangat berbahaya.
Meredakan nyeri sambil menunggu
Saran NHS:
- Minum obat pereda nyeri seperti parasetamol atau ibuprofen sesuai dosis; tanyakan apoteker bila ragu. Anak di bawah 16 tahun tidak boleh diberi aspirin.
- Kumur air garam hangat: setengah sendok teh garam dalam segelas air hangat, kumur lalu buang. Cara ini tidak untuk anak-anak karena bisa tertelan.
- Makan makanan lunak dan hindari mengunyah dengan gigi yang sakit.
- Hindari makanan manis, sangat panas, atau sangat dingin, dan jangan merokok.
Kapan ke dokter gigi, kapan ke IGD
Periksakan ke dokter gigi bila sakit gigi lebih dari 2 hari, tidak reda dengan obat pereda nyeri, atau disertai demam, nyeri saat menggigit, gusi merah, atau pipi dan rahang bengkak (NHS).
Segera ke IGD bila:
- sekitar mata atau leher bengkak;
- bengkak di mulut atau leher membuat sulit bernapas, menelan, atau berbicara;
- sulit membuka mulut, atau muncul gangguan penglihatan.
Kemenkes mengingatkan, infeksi abses gigi dapat menyebar ke rahang, kepala, dan leher. Jangan menyetir sendiri; minta orang lain mengantar.
Peran keluarga
Bila ada anggota keluarga yang terus menunda ke dokter gigi karena takut atau sibuk, temani dan bantu buat janji. Jangan menawarkan sisa antibiotik kepada anggota keluarga yang sakit gigi; antar ia ke dokter gigi. Dan biasakan pemeriksaan gigi rutin setiap 6 bulan (Kemenkes), agar lubang kecil tertangani sebelum menjadi abses.
Ingat 3 hal ini
- Abses gigi tidak hilang dengan sendirinya; sumbernya harus dibersihkan dokter gigi.
- Kebanyakan sakit gigi tidak membutuhkan antibiotik; jangan minum sisa antibiotik di rumah.
- Bengkak di sekitar mata atau leher, atau sulit bernapas dan menelan, berarti segera ke IGD.
Bagikan bacaan ini kepada keluarga dan teman yang sering menunda ke dokter gigi saat sakit gigi.
Daftar Pustaka
- NHS. Toothache. Page last reviewed 1 July 2024.
- NHS. Dental abscess. Page last reviewed 18 March 2026.
- American Dental Association. Antibiotics for dental pain and swelling guideline. 2019.
- Kementerian Kesehatan RI, Ditjen Kesehatan Lanjutan (RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten). Abses gigi. 24 Agustus 2022.
Sumber daring
- S1: NHS — Toothache (page last reviewed 1 July 2024)
- S2: NHS — Dental Abscess (page last reviewed 18 March 2026)
- S3: American Dental Association — Antibiotics for Dental Pain and Swelling Guideline (2019)
- S4: Kementerian Kesehatan RI, Ditjen Kesehatan Lanjutan (RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten) — Abses Gigi (24 Agustus 2022)
Materi edukasi umum. Informasi ini tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau pengobatan oleh tenaga kesehatan. Jika mengalami keadaan darurat, cari pertolongan langsung.
Ringkasan keselamatan
- Segera ke IGD bila sakit gigi disertai bengkak di sekitar mata atau leher, bengkak di mulut atau leher yang membuat sulit bernapas, menelan, atau berbicara, sulit membuka mulut, atau gangguan penglihatan.
Kenali koleksi dan sumber bacaan.
Koleksi Bacaan Cepat Dokter Erta. Naskah sumber diperbarui 7 Oktober 2026; diterbitkan di website Klinik Kiera pada 11 Oktober 2026. Daftar pustaka di atas mengikuti naskah sumber.
